Ngawi-Itensitas hujan yang tinggi berampak dengan tempat wisata kebun teh Jamus masuk Desa Girikerto, Kecamatan Sine kembali diterjang longsor setelah sehari sebelumnya mengalami hal yang sama yang mengakibatkan area parkir kendaraan roda dua maupun empat ambles sedalam 1,5 meter. Dan kali ini juga lantaran intensitas hujan tinggi dalam sepekan terakhir kembali membuat tanah ambles dilokasi sebelumnya dan merusak lima kios milik warga.

“Semalam memang hujan terus dan lebat sekali mendadak sekitar subuh tadi ada suara gemuruh ternyata banjir terjadi lagi. Dan akibatnya lima warung ikut diterjang banjir. Penyebabnya sendiri kemungkinan ada penggundulan lahan diatas,” terang Anik Handayani salah satu warga setempat.
Sesuai informasi yang didapat, kejadian itu sangat dimungkinkan dampak dari penggudulan hutan yang berada diatas kebun teh. Ketika curahan hujan meningkat tanahpun dibuat labil karena tidak adanya penguat maupun penyerapan.
Terpisah, Haryanto staf agrowisata Jamus menjelaskan, bagi wisatawan yang hendak mengunjungi lokasi wisata berjarak 25 kilometer dari Kota Ngawi itu harus mewaspadai bahaya longsor yang terjadi sewaktu-waktu.