Trenggalek – Potensi wilayah pesisir Kabupaten Trenggalek menarik perhatian Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono. Dalam kunjungan kerjanya Ibas sapaan akrab Edhie Baskoro mengagendakan serap aspirasi ke Kampung Nelayan Pantai Blado, Desa Munjungan, Kecamatan Munjungan Trenggalek. “Kunjungan ke lokasi ini untuk melihat lebih dekat saudara-saudara kita yang berprofesi sebagai nelayan tradisional . Harapannya, aspirasi mereka dapat kita transformasikan ke dalam program kerja partai atau masukan untuk pemerintah,” jelas Ibas di Trenggalek, Kamis, 9/1/2014.

 

“Rasanya tidak ingin pulang melihat keindahan Pantai Blado, masyarakatnya ramah, makanan hasil panennya juga enak bergizi,” terang Ibas mengaku terharu berkunjung di lokasi ini.

 

Dalam sambutannya, Ibas menambahkan, dirinya akan membawa aspirasi masyarakat. Ia juga menyampaikan dukungannya untuk mendorong nelayan sekitar Pantai Blado semakin giat bekerja.

 

“Pemberdayaan nelayan pesisir sesuai dengan potensi lokal selayaknya menjadi perhatian kita. Banyak komunitas nelayan yang perlu kita dorong semakin produktif memanfaatkan kekayaan laut Indonesia,” kata politisi muda ini.

 

Ibas menyampaikan pihaknya akan terus mendorong terciptanya formula pembangunan kawasan pesisir. “Pemerintah terus memberikan solusi peningkatan kesejahteraan nelayan lewat berbagai program tepat sasaran seperti pengembangan kawasan minopolitan berdasarkan karakteristik dan keunggulan daerah masing-masing,” tambahnya.

 

Tak hanya itu, Ibas juga mendorong pengelolaan hasil laut secara maksimal melalui pelatihan pengelolaan hasil laut menjadi produk-produk yang memiliki nilai jual. “Kalau hasil laut dimanfaatkan menjadi produk olahan yang kreatif tentu menjadi nilai tamba peningkatan perekonomian lokal,” ujarnya.

 

Selain itu, Ibas juga menyampaikan perlunya pengelolaan wilayah pantai menjadi objek pariwisata sebagai sumber pemasukan lain untuk masyarakat lokal. “Bisa menjadi alternatif upaya meningkatkan kesejahteraan warga pesisir. Sektor pariwisata bisa menjadi alternatif sumber ekonomi masyarakat lokal manakala hasil tangkapan sedikit. Tak hanya itu, peningkatan kualitas perlengkapan nelayan dan fasilitas pemasaran juga jadi perhatian kita semua,” jelas Wakil Ketua Umum Kadin bidang Pariwisata dan Olahraga ini.

 

Ibas pun mendorong implementasi program pemerintah semakin memperhatikan kaum nelayan, khususnya nelayan tradisional.

 

Di tempat ini, Ibas juga turun langsung mengecat Perahu nelayan dan menyerahkan sejumlah jaring nelayan sebagai bentuk perhatiannya untuk nelayan tradisional Desa Munjungan.