Petikan wawancara Ketua Komisi Pemenangan Pemilu Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono terkait agenda SBYTourdeJava
 
1. Bisa dijelaskan Mas Ibas, terkait agenda SBYTourdeJava ini?
 
Saya ingin menyampaikan ini adalah program rutin Partai Demokrat. Kita terus aktif dalam rangka menyerap aspirasi dan konsolidasi dengan kader sampai ke tingkat bawah. 
Yang spesial di tahun ini, kami PD dengan fungsionaris langsung dipimpin oleh Ketum dan tentunya beliau ingin sekaligus nostalgia menjalin komunikasi dengan masyarakat dan juga sekaligus silahturahim dengan kader dan masyarakat khususnya di Pulau Jawa. Oleh karenanya, agenda ini namanya Tour de Java.
 
2. Pesan apa yang ingin disampaikan PD melalui agenda ini? 
 
Kita memiliki tagline Demokrat hadir di Republik Indonesia ini. Selain jadi bagian dari demokrasi, kami juga ingin menyampaikan bahwa kami peduli. Hal ini bisa jadi masukan yang baik bagi kami untuk mengolah apa yang akan disampaikan ke pemerintah. 
Posisi PD adalah sebagai penyeimbang, jika program dan kinerja pemerinta baik wajib kami mendukung karena itu diperuntukkan juga untuk masyarakat. Kita juga tidak ingin menolak program yang baik dan prorakyat.
Melalui ajang serap aspirasi ini, kita juga ingin coba beri masukan dan kritik apabila ada aspirasi yang belum tersalurkan atau belum sempat menjadi program pemerintah.
 
3. Untuk kader PD di daerah, apa pesan yang ingin disampaikan Ketum PD?
 
Kami partai yang masih tergolong muda ingin meningkatkan semangat, motivasi, kekompakan agar kader tidak hanya menunggu sentuhan-sentuhan dari Pak SBY, tapi kami juga ingin jadi penyambung lidah dan penyambung telinga masyarakat
Kita tahu, tahun 2017 akan digelar pilkada, kami memiliki komitmen untuk memenangkan pilkada dengan cara demorkasi, dengan etika, gaya politik yang santun dan mengikuti peraturan yan berlaku.
Jadi siapa kandidat yang mumpuni diterima di kabupaten atau daerah tertentu kami persiapkan untuk meningkatkan pembangunan, kesejahteraan rakyat, tanpa harus lihat golongan tertentu. Mudah-mudahan upaya dan niat baik kami menghasilkan hal yang positif.
 
4. Kabupaten Bekasi menjadi daerah pertama yang dikunjungi dalam rangkaian agenda SBYTourdeJava. Bagaimana Mas Ibas melihat persiapan kader di Kabupaten Bekasi?
 
Kalau kita lihat secara langsung mereka punya optimsime. Kita melihat mereka punya kader-kader internal yang solid, tapi kita ada opsi kalau memang kader belum siap, kita buka peluang tokoh lain untuk  diusung. Saya pikir masyarakat menginginkan sosok yang bisa jadi pemimpin di Bekasi yang meningkatkan kesejahteraan dan mampu mengatasi masalah-masalah yang ada. 
 
Kami ingin rakyat cukup makan, kedua bagaimana mereka mendapat pekerjaan, adanya ruang dan peluang mendapatkan pekerjaan. Setidaknya kita ciptakan peluang dan mendorong mereka untuk jadi enterpreuner baru dan membuka peluang ekonomi di sektor mikro.Kita juga ingin mereka bebas da tidak terkekang agar mereka bisa menyuarakan apa yg mereka rasakan. Kita optimis di Bekasi dan Bandung Insya Allah kita akan meningkatkan.
 
Saya harus berkata jujur PD 5 terakhir ada cobaan dan tantangan, ini bagian dari pembenahan, perbaikan dan peningkatan kekompakkan kader. Selama 10 tahun secara nasional di atas kepemimpinan kader PD di bidang nasional negara kita cukup stabil. Di Kabupaten Bekasi kita punya yang menjabat Wabub. Pak Rohim sudah ada peluang tapi belom ada keputusan. Pastinya nanti ada mekanisme baik dari internal PD di tingkat cabang maupun juga melihat aspirasi masyarakat. 
 
5. Bagaimana dengan persiapan menghadapi Pemilu 2019?
 
Alhamdulillah Partai Demokrat di pilkada kemarin mampu meraih target. Sebelumnya target kita 30 persen tapi sudah ada lebih dari 50 persen kemenangan. Tentu ini modal bagi PD karena kita tahu PD belum memiliki basis kepala daerah. Maka kami harus semangat mempersiapkan calon-calon yang tepat dan mantap tanpa obral janji berlebihan. Pemilu 2019 pasti ingin berhasil, PD kami ingin juga kembali berhasil. Ada up and down saya pikir itu biasa kalau sekarang kami cukup kompak. Pada setiap kesempatan, saya selalu menyampaikan, mari kita bekerja keras, termasuk di parlemen untuk terus menjaga amanah dari masyarakat.
 
6. Bisa dijelaskan terkait penjaringan Pilkada 2017, ada terget?
 
Kita ikuti aturan main dari KPU. Bulan Agustus itu sudah masuk pendaftaran resmi. Tiap partai punya time frame yang berbeda. Kita sudah mulai di awal Maret ini dan terus bergerak soal itu. Tapi kita tidak ingin tergesa-gesa, perlu ada timing yang tepat.
 
7. Apa saja daerah yang ditargetkan harus dimenangkan?
 
Tentunya sama seperti pilkada 2015, prefernsi kita apa yang dikunjungi harus menang termasuk di Sumatera, Sulawesi dan daerah lain. Bukan menutup kemungkinan PD juga akan lakukan tour ke daerah lainya. 
 
8. Bagaimana dengan DKI? Ada kabar, kader PD Pak Ruhut dihubungi Pak Gubernur Ahok mau bertemu Pak SBY?
 
Saya belum dengar kabar soal itu. Tapi kita sambut baik. Komunikasi PD dibuka kok untuk semua, termasuk incumbent. Kita harus fair, kalau memang dia baik tapi kalau kurang kita harus juga menyiapkan potensi yan baru.
Termasuk harus dilihat suara kita cukup nggak? Kalau nggak ya kita harus berteman. Membutuhkan sesama partai, sesama elit, dan masyarakat. 
 
9. Apakah PD dalam Pilkada DKI tidak terlalu ngotot mencalonkan?

Tentu begitu. Kita harus realistis. Kalau hanya punya 5 kursi. Kecuali calon kita memang benar-benar hebat.