Jakarta – Pengukuhan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Guru Besar Ilmu Ketahanan Nasional oleh Universitas Pertahanan Indonesia menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono. “ Hal ini menjadi bukti dari dedikasi dan keseriusan beliau dalam membangun pendidikan ketahanan bagi bangsa,” ujar pria yang akrab disapa Ibas ini pada Kamis, 12 Juni 2014.

Ibas juga mengungkapkan bahwa tak mudah menjadi pemimpin seperti SBY yang terus belajar dan mengajar tak kenal lelah. “ SBY menjadi profesor pertama bidang Ilmu Ketahanan Nasional di Indonesia. Tentu mendapatkannya tak mudah disela tugasnya sebagai Presiden. Beliau jelas memiliki pengalaman, dedikasi, dan pemikiran yang mumpuni sehingga layak menyandang gelar guru besar,” jelasnya.

 

Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Laksamana Muda TNI Desi Albert Mamahit dalam konferensi pers di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Rabu (2/6) kemarin pun menjelaskan bahwa pengangkatan tersebut dilakukan karena SBY telah memberikan peran besar dalam mendirikan dan membesarkan Unhan.”Beliau telah banyak memberikan kontribusi terhadap Unhan mulai dari proses pembangunan, peresmian, dan mengajar dalam bidang strategi leadership. Beliau aktif mengajar dan beliau benar-benar sangat besar kontribusiya,” ungkap Mamahit