Jakarta- Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono menghimbau agar masyarakat dapat merenungkan makna pancasila yang dapat mempersatukan bangsa. “Disamping telah mempersatukan kita sebagai bangsa dan negara secara utuh, Pancasila memperkuat sendi-sendi kehidupan sosial, ekonomi,budaya, politik masyarakat kita. Nilai-nilai Pancasila telah membuat masyarakat kita semakin matang dalam kehidupan politik sebagaimana telah kita tampilkan dalam Pemilu beberapa waktu yang lalu,” ujar Ibas yang akan menjalani pelantikan anggota DPR RI periode 2014-2019 (1/1/10).

 

Ibas menambahkan bahwa dengan meneguhkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, dapat menjadi ssumber kekuatan dalam menggalang kebersamaan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “NKRI memiliki unsur yang beragam. Tidak sedikit perbedaan yang kita miliki dan kita perdebatkan. Dengan terus memegang prinsip pancasila, Insya Allah NKRI akan tetap utuh dan tak gampang digoyah,”ujarnya.

 

Menurut Ibas, Salah satu fenomena dalam era Globalisasi adalah terjadinya lintas batas nilai-nilai antar bangsa bahkan antar komunitas atau kelompok- kelompok masyarakat yang lebih kecil yang dapat memunculkan gerakan-gerakan perpecahan. “Sudah tentu paham yang memunculkan unsur perpecahan sangatlah bertentangan dengan Pancasila yang sangat menghormati dan menghargai kebhinekaan. Oleh karena itu, kita harus bersyukur dan terus memperkuat Pancasila yang telah menunjukkan dan memungkinkan kita hidup berdampingan secara damai, harmonis dan penuh toleransi dengan siapa saja yang berbeda latar belakang agama, suku, ras, adat istiadat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sekaligus, kita harus mengikis benih dan tumbuhnya nilai-faham radikalisme dan sejenisnya,” tutup Ibas.