Anggota Komisi 10 DPR RI asal Dapil VII Jawa Timur, Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang akrab disapa Ibas mengingatkan pentingnya pendidikan dasar dan pendidikan anak usia dini dalam membangun karakter anak sebagai generasi penerus bangsa. Hal ini dikatakan Ibas saat mengunjungi TK Aisyiah dan SD Muhammadiyah di Dusun Sumberagung Desa Jatigembol, Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi, Sabtu, 7/2/2015.

 

“Pendidikan anak usia dini merupakan peletak dasar dalam membangun karakter anak, ini penting, untuk itu orang tua, guru dan para pembimbing harus memberikan motivasi positif, telaten dan sungguh-sungguh yang bisa menstimuli daya pikir anak,” ungkap Ibas yang juga mendengarkan langsung masukan-masukan para guru dan permasalahan yang dihadapi sekitar bidang pendidikan.

 

Menyinggung soal pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Ibas mengatakan pihaknya akan terus memonitor dan mengawal pelaksanaan UN semakin berkualitas. “Kita mengharapkan prosedur opersional standar (POS) UN 2015 disiapkan secara matang, karena hal itu akan menjadi acuan dasar dalam pelaksaan UN,” tukasnya.

 

Dirinya juga berharap kepada para siswa untuk tidak menjadikan Ujian Nasional sebagai momok menakutkan. “Ujian nasional jangan dijadikan momok bagi siswa, karena hal itu bukan faktor penentu kelulusan, akan ada penilaian secara naratif nantinya,” ujar Ibas.

 

Dalam kesempatan tersebut Ibas juga menyampaikan capaian bidang pendidikan selama 10 tahun terakhir. “Pada masa pemerintah SBY pemerintah telah berupaya sekuat tenaga untuk memajukan pendidikan, utamanya bagi warga miskin, kalau dulu ada program biasiswa bagi siswa miskin sekarang dilanjutkan oleh pemerintahan sekarang dengan menggantinya menjadi kartu indonesia miskin, “imbuhnya.

 

Ibas berharap, pemerintah saat ini lebih serius lagi dalam memperhatiman dan memajukan sektor pendidikan. “Dengan campur tangan pemerintah tentunya kita harapkan pendidikan akan lebih berkualitas dan bisa merata,” tambahnya.

 

Sementara itu, Ketua Majelis Disdasmen Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kedunggalar, Istiono mengaku sangat tersanjung dengan kedatangan Ibas ke SD Muhammadiyah 1 Kedunggalar. “Terimakasih mas Ibas, kami tidak menyangka akan berkenan datang kesini, terima kasih atas kepeduliaannya, semoga ini bisa menjadi semangat bagi kami dalam membimbing siswa-siswi kami,” ujar Istiono.

Dirinya juga berharap, semoga wakil-wakil yang duduk di DPR utamanya komisi yang mengurusi bidang pendidikan benar-benar mengawal kebijakan pemerintah terkait UN. Dalam kesempatan kunjungan tersebut Ibas juga berkesempatan bermain drum band bareng anak-anak SD Muhammadiyah 1 Kedunggalar. Tak lupa Ibas juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada pihak sekolah berupa seperangkat komputer, buku dan bantuan mesin jahit dan kain untuk kelompok Jahit Srikandi. Diserahkan pula bantuan mesin pemangkas rumput dan alat pertanian kepada kelompok tani setempat. Sebagai bentuk kepeduliannya pada kegiatan anak muda, Ibas juga menyerahkan seperangkat alat olahraga dan main sepakbola bareng dengan Tim Sepakbola Kedunggalar.