Kuala Lumpur, Malaysia

United Malays National Organisation (UMNO), Partai dari Malaysia mengadakan International Forum dengan tema “Conflict and Conciliation in the People’s Politics Looking Back or Looking Forward?”  Forum ini dihadiri oleh sebanyak 30 delegasi partai pemerintah dari mancanegara.

 

Partai Demokrat yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum  Anas Urbaningrum dan Sekretaris Jenderal Edhie Baskoro Yudhoyono menjadi delegasi Partai dari Indonesia. Bersama 22 orang rombongan lainnya, Edhie Baskoro tampak serius dan antusias mengikuti acara demi acara yang diadakan UMNO tahun ini.

 

Forum internasional ini mengawali Sidang Umum UMNO ke-63 yang akan berlangsung di tempat yang sama mulai Selasa  27 November-1 Desember 2012. Pada kesempatan ini Presiden UMNO yang juga PM Malaysia Dato’ Sri Mohd Najib bin Tun Haji Abdul Razak menjadi keynote speech dengan mengangkat isu konflik yang kini terus membayangi dunia.

 

Nurhayati Ali Assegaf (Ketua Fraksi PD di DPR RI), Max Sopacua (Wakil Ketum PD dan anggota Komisi 1 DPR RI) dan Kastorius Sinaga, Ketua Departemen Hubungan Luar Negeri PD ikut serta dalam acara ini.

 

Edhie Baskoro Yudhoyono mengatakan bahwa acara seperti ini sangat berguna, terlebih dapat membawa manfaat yang besar untuk bangsa. Dalam menanggapi isu konflik yang diangkat pada forum ini, Ibas – Sekjen Partai Demokrat mengatakan “Mencegah konflik lebih baik dan lebih murah dibanding memulihkan keadaan pasca konflik. Biaya yang ditanggung dari konflik tak terhingga mulai dari fisik, mental dan peradaban itu sendiri”.

 

Ibas mengatakan dalam forum ini semua delegasi dari berbagai Negara berdiskusi dan belajar tentang early warning system, yaitu pendeteksian secara dini kapan dan dimana potensi konflik akan terjadi. Menurutnya, pencegahan konflik bukan hanya tugas militer atau aparat keamanan, tetapi lebih penting juga tanggungjawab politisi LSM dan semua tokoh masyarakat.