MAGETAN- Titik ketiga dari kunjungannya, sebagai  anggota DPR-RI yang berangkat dari daerah pilihan (Dapil) VII Jatim Edhi Baskoro Yudhoyono, yaitu dengan menyambangi pengrajin batik yang berada di Desa Pragak, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Senin(21/03/2016).

Dalam upaya untuk menyerap aspirasi dan sosialisasi RUU Kewirausahaan Nasional ini, Ibas sempat berdecak kagum dengan hasil goresan tangan-tangan lembut warga Pragak yang ditorehkan dalam seni batik sehingga menghasilkan karya dengan nilai seni dan ekonomis yang cukup tinggi ini.

Cukup lama Ibas dalam mencermati corak batik tradisional khas Magetan ini, bahkan Iapun sempat ikut mencoba mempraktekan dalam pembuatan batik kelompok usaha yang baru berdiri tiga tahun lalu yang bernama Parangselo ini.

Kelompok usaha ini mencoba untuk mempertahankan kekhasan dan mencari inovasi untuk bisa memunculkan dan mengangkat kerajinan batik khas daerah Parang ini. Bahkan dari empat corak (Simbar Beji, Maskumambang, Sekarjati, dan Lika-Liku Bolu) ini salah satunya adalah asli dari Desa Pragak yang dinamai Simbar Beji.

Dalam kesempatan tersebut, Ibas berpesan kepada para perajin agar bisa membuat inovasi dan meningkatkan mutu sehingga bisa memberikan nilai tambah ekonomis dan meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Pragak.“Bagus-bagus sekali ini, dari tangan kreatif warga Pragak ini, bisa angkat perekonomian Desa” ucapnya singkat.

Selain itu, Ibas juga meperhatikan dan sempat mencicipi produk makanan dari kelompok UMKM warga Desa Pragak yaitu krupuk puli(lempeng) dan gethuk lindri. Ibas memuji karena semua bahan tidak tercampur dengan zat kimia, semuanya alami.”Ini tidak ada yang menggunakan bahan kimia, enak rasanya,”ucapnya sembari mencicipi produk makanan warga Desa Pragak.

Usai itu, EBY lantas melihat-lihat produk anyaman tas yang terbuat dari bahan baku plastik. Disini ia juga sempat mencoba untuk membuat kerajinan tas anyaman plastik ini,”susah juga ya ternyata, satu buah ini bisa diselesaikan berapa lama,”tanya Ibas kepada para Ibu-ibu anggota kelompok UMKM Desa Pragak.(Maksum)

Kepada warga Pragak, Ibas berpesan agar terus berusaha untuk bisa meningkatkan usaha ini, karena dengan kuatnya ekonomi kerakyatan, diharapkan akan mampu menjadi penyangga perekonomian nasional

“Dengan kewirausahaan ini diharapkan  mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi generasi muda, sehingga nantinya juga akan meningkatkan taraf hidup masyarakat. Apalagi dengan kuatnya perekonomian rakyat nantinya juga akan menjadi penyangga perekonomian nasional,”tegasnya.

Sebelum meninggalkan Balai Desa Pragak, Edhi Baskoro Yudhoyono (EBY) memberikan sejumlah bantuan kepada kelompok UMKM warga Desa Pragak.(Maksum)