Jakarta – Menjelang serah terima jabatan Presiden Republik Indonesia periode 2004-2014, Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono ke Presiden Terpilih 2014-2019 Ir. Joko Widodo di Istana Negara Jakarta siang ini, putra bungsu SBY, Edhie Baskoro Yudhoyono menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi SBY selama dua periode memimpin Indonesia.

 

“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya untuk Bapak SBY (Pepo) dan Ibu Ani Yudhoyono (Memo), Pemimpinku (orang tuaku) yang telah memberikan kemajuan, dedikasi, kerja keras, bimbingan dan kesabarannya untuk kami semua (Rakyat Indonesia dan keluarga tercinta) dalam mewujudkan negeri ini menjadi lebih aman, adil, sejahtera, demokratis dan terus dihargai dunia internasional,” tulis Ibas di Jakarta, Senin, 20 Oktober 2014.

 

Ucapan Ibas untuk SBY dan Ibu Ani Yudhoyono

 

Ibas yang juga menjabat Ketua Fraksi Partai Demokrat ini menyampaikan doa agar SBY dan Ibu Ani Yudhoyono bisa terus berkarya untuk negara di hari-hari mendatang setelah tidak lagi menjabat kepala negara. “Teriring doa, bangga dan rasa salutku kepada Pepo dan Memo selalu. Teruslah menjadi bagian dari kehidupan keluarga dan bangsa serta terus melanjutkan karya baktimu. We will always love you,” tambahnya.

 

 

Hal yang sama juga disampaikan putra sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono. Dalam surat terbuka Agus yang kini menimbah ilmu di AS menyampaikan rasa kagumnya atas dedikasi SBY dan Ibu Ani yang telah sungguh-sungguh menjalankan amanah rakyat Indonesia sebagai pemimpin. “Dengan tulus, aku mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya atas sepuluh tahun pengabdian dan pengorbanan Pepo memimpin Indonesia. Aku sangat memahami betapa berat amanah yang Pepo emban, tapi aku juga tahu persis bahwa Pepo selalu berpikir  dan berbuat yang terbaik, siang dan malam,” terang peria yang akrab disapa AHY ini.

 

Agus juga mendoakan kesehatan SBY dan Ibu Ani agar senantiasa bisa terus memberikan kontribusi dalam memajukan Indonesia. “Untuk itu, terimalah rasa hormat, kagum dan banggaku sebagai anak, sebagai prajurit dan sebagai warga negara Indonesia. Aku berharap dan berdoa, semoga Pepo dan Memo senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan oleh Allah untuk dapat terus menyumbangkan pemikiran dan karya terbaik bagi kemajuan Indonesia dan juga dunia,” doa Agus.

 

Ucapan Agus untuk SBY dan Ibu Ani Yudhoyono

 

Dalam suasana yang haru saat menulis surat, Agus juga merasa bahagia karena setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden, SBY dan Ibu Ani dapat meluangkan lebih banyak waktu untuk keluarga. Tak lupa Agus menyampaikan permohonan maaf karena berhalangan hadir pada acara pelepasan SBY dan Ibu Ani di Istana Negara yang digelar siang ini. “Mohon maaf aku tidak bisa menghadiri pelepasan Pepo dan Memo dari Istana Negara, dan kembali ke rumah sebagai warga Cikeas,” tutup Agus.