Jakarta – Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Edhie “Ibas” Baskoro Yudhoyono mengapresiasi 10 tahun kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang telah bekerja keras dan memberikan capaian besar bagi negara dan seluruh rakyat Indonesia. Ketua Fraksi PD ini menilai, banyak hal positif yang dilakukan SBY sejak 2004 hingga 2014 dengan capaian dan prestasinya.

“Semua dedikasi, kerja keras, disertai dengan kesabaran, dan tentunya tidak sedikit pengorbanan yang dilakukan beliau untuk mewujudkan negara kita yang hari ini kita saksikan lebih aman, lebih adil, lebih sejahtera, dan dihargai di tingkat dunia,” kata Ibas seusai acara jalan santai #terimakasihSBY, di kawasan Bundaran HI, Minggu (19/10/2014). 
Ibas, yang juga putra bungsu SBY ini, menyadari bahwa kepemimpinan SBY masih jauh dari sempurna. Apalagi, kata dia, setiap kebijakan yang diambil SBY pasti menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat. Soal pandangan negatif dan positif atas kinerja 10 tahun pemerintahan SBY, Ibas berpendapat, hal itu tergantung dari siapa yang menilai.
“Kalau kita melihatnya secara positif, tentunya kita bersyukur hari ini kenyataannya ekonomi semakin baik dan stabil. Keamanan lebih terjaga di seluruh Indonesia. Belum lagi kalau kita ke luar negeri, masyarakat lain memandang kita sebagai negara yang sangat dihargai,” kata dia. 
“Kalau kacamata kita melihat secara negatif dan pesimis, tentunya pasti ada harapan dan tantangan yang dilakukan oleh pemerintahan Pak SBY dan pemerintahan berikutnya. Tidak ada pemimpin di negeri ini yang tidak menginginkan negaranya baik, lebih bagus, dan tentunya lebih besar. Tergantung pada pers, masyarakat melihat negara kita seperti apa?” ia menambahkan. 
pada kesempatan ini, Ibas menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, baik yang selama ini pro maupun kontra terhadap pemerintahan SBY. Pihak kontra, kata dia, dibutuhkan pemerintah untuk menjadi penyeimbang. 
“Banyak suka dan duka yang kita lalui. Saya sendiri secara pribadi terharu merasakan perpisahan yang sangat indah. Semoga apa yang telah dilakukan bisa dilanjutkan oleh pemerintahan berikutnya,” ujar dia.