Jakarta – Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono mengungkapkan kehilangan besar atas wafatnya salah satu anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Farid Prawiranegara. “ Bapak Farid adalah seorang kader yang berdedikasi. Beliau konsisten dan teguh dalam membawa Demokrat semakin baik,” ujar pria yang akrab disapa Ibas ini pada saat pemakaman, Jumat (22/08/2014).

 

Sebagai salah seorang ekonom Indonesia, Ibas juga mengutarakan bahwa Farid aktif dalam menyumbang keputusan-keputusan penting terutama terkait perekonomian. “Banyak hasil pengabdian, saran dan kinerja yang telah beliau sumbang untuk PD dan juga pemerintahan. Sebagai pimpinan, beliau pun sangat tegas dan bersahaja,” jelasnya.

 

Ibas juga berharap agar kader PD dapat mencontoh Farid dalam menjalankan amanah di partai dan masyarakat. “Semoga seluruh amal ibadah beliau diterima disisi Allah SWT. Dan alangkah baiknya apabila seluruh peninggalan ilmu dan kinerja beliau selama ini menjadi panutan bagi para kader PD,” tutupnya.

Menurut informasi yang diperoleh, Farid meninggal dunia pada pukul 16.10 WIB hari Kamis (21/08/2014) di usia 66 tahun. Farid adalah putra dari tokoh Indonesia di masa kemerdekaan yakni Safruddin Prawiranegara. Semasa hidupnya, almarhum Farid Prawiranegara, seperti mendiang ayahnya yang aktif di dunia politik. Ia dikenal sebagai politisi kawakan. Setelah bergabung ke Partai Demokrat, pada tahun 2010 dirinya ditunjuk sebagai anggota Dewan Pembina Partai Demokrat periode tahun 2010 s/d 2015.