Jakarta – Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono mengajak semua pihak menghormati proses demokrasi di Indonesia agar berjalan sesuai aturan yang berlaku, termasuk proses perhitungan suara pilpres yang kini tengah dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang diberikan mandate oleh undang-undang untuk menyelenggarakan pemilihan presiden.

 

“Mari kita hormati proses yang sedang berjalan. Kita hormati tugas KPU untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Jika menemukan indikasi kecurangan mari kita selesaikan dengan mekanisme yang sudah kita sepakati, kita taati aturan hukum yang berlaku,” ajak Ibas di Jakarta.

 

Politisi muda ini menyampaikan keyakinannya bahwa KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan objektif  karena sudah terbukti proses pemilihan presiden secara langsung di Indonesia dapat berjalan dengan lancar. “Saya optimis profesionalitas KPU dalam menyelenggarakan Pemilu di Indonesia. Kita hormati mekanisme perhitungan suara sampai pengumuman di KPU. Kita juga patut hormati mekanisme penanganan sengketa pemilu di Bawaslu dan MK karena lembaga ini adalah lembaga hasil konsensus kita bersama. Mari kita semakin menghargai pencapaian demokrasi di Indonesia, apalagi momentum saat ini di bulan suci ramadhan,” tambahnya.

 

Ibas pun berharap semua pihak dapat menerima pengumuman hasil rekapitulisasi suara oleh KPU. Ibas mengingatkan, jika dikemudian hari ditemukan indikasi pelanggaran saat pilpres agar dapat mengikuti aturan main yang berlaku. “Mari kita menunggu hasil secara resmi oleh KPU. Siapapun harus siap menang dan siap kalah, jangan memaksakan kehendak yang pada akhirnya hanya merusak sistem demokrasi kita. Ikuti aturan main yang berlaku,” tambahnya.