PONOROGO – Torehan prestasi membanggakan kembali diraih Kabupaten Ponorogo, Jatim. Salah satu warganya meraih Piala Kalpataru pada tahun 2019 ini.

Bahkan,  Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa langsung menyerahkan Piala Kalpataru kepada Nanang Adi Wijaya warga Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo bersamaan dengan acara Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Provinsi Jatim Tahun 2019 di Komplek UPT Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan, Kota Probolinggo, Minggu (28/7/2019).

Nanang Adi Wijaya menerima piala Kalpataru dari Gubernur Jatim Ibu Khofifah Indar Parawansa dalam kategori perintis lingkungan. “Semoga dengan penghargaan ini membawa manfaat dan berkah bagi masyarakat serta lebih menginspirasi bagi masyarakat Kecamatan Ngrayun pada khususnya. Aamiin,” ujar Camat Ngrayun,  Hadi Rustiyono, Senin (29/7/2019).

Sedangkan Nanang Adi Wijaya menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Desa Gedangan,  Pemerintah Desa Gedangan serta semua pihak yang selalu memberi doa dan support. “Aamiin maturnuwon sedoyo dukungan dan doanya Pak Camat Hadi Rustiyono dan semua masyarakat Kecamatan Ngrayun khususnya Desa Gedangan,” ungkap Nanang Adi Wijaya.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Khofifah juga menyerahkan penghargaan Lingkungan Hidup Tahun 2019. Diantaranya yakni penghargaan Laporan Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (IKPLHD) Kab/Kota terbaik tahun 2019, penghargaan Pelestari Lingkungan Hidup Tahun 2019, penghargaan Desa/Kelurahan Berseri Prov. Jatim Tahun 2019 Kategori Mandiri, serta penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Tahun 2019.

Sementara itu, Gubernur Jatim,  Khofifah Indar Parawansa mengatakan meskipun kualitas udara di Jawa Timur masuk dalam kategori sangat bagus, namun bukan berarti kita boleh seenaknya. “Mulai sekarang, ayo  tanamlah sebanyak mungkin pohon agar angka polusi di Jawa Timur mampu terus ditekan sehingga kualitas udara tetap terjaga,” ujar Khofifah Indar Parawansa.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa bersama Forkopimda Jatim menanam pohon cemara udang yang kekuatannya bisa menahan gelombang tinggi seperti Tsunami dan berumur hingga 500 tahun. “Oh ya cukup buang kenangan pahit akan mantanmu ke sungai, jangan sampah plastik, popok, pembalut, sofa, bahkan kasur. Selamat Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2019,” pesannya. (MNC)