PONOROGO – Sejumlah pejabat teras di Kabupaten Ponorogo menjalani tes urine secara mendadak di Mapolres Ponorogo, Jumat (8/3). Tes urine ini digelar mendadak di Markas Polres Ponorogo usai pencanangan Ponorogo Zero Narkoba.

Meski sempat tampak terkejut, namun para pejabat seperti Bupati Ponorogo H. Amin, Wakil Bupati Yuni Widyaningsih, Wakil Ketua DPRD Atika Banowati hingga Kepala Kejaksaan Negeri Wirman dan Ketua Pengadilan Negeri setempat Muslim menjalani tes secara bergantian.

“Tes urine untuk Forpimda (Forum Pimpinan Daerah) ini memang digelar mendadak untuk melihat seperti apa komitmen mereka dalam turut berperang melawan narkoba,” ungkap Kapolres Ponorogo AKBP Yuda Gustawan. Hasilnya, urine seluruh pejabat tersebut negatif narkoba.

“Itu artinya mereka memang tidak mengkonsumsi barang haram tersebut,” tambah Yuda. Bupati Ponorogo Amin menyatakan, tes urine untuk narkoba di kalangan pimpinan daerah menunjukkan bahwa upaya memberantas narkoba tidak pandang bulu. Hasilnya pun bisa menjadi contoh bagi masyarakat.

“Kami, para pimpinan daerah jelas menjauhi narkoba, maka warganya juga harus begitu,” ujarnya. Ia menyambut positif bila tes urine mendadak ini dilakukan di tengah warga agar narkoba tidak semakin merasuki masyarakat. Bisa dimulai dari para PNS Pemkab Ponorogo hingga ke warga biasa.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak polisi dan jajaran terkait untuk terus memerangi peredaran narkoba ini,” kata Amin. Hal ini cukup beralasan sebab dalam perkembangannya, narkoba mulai merambah masuk ke Ponorogo yang terhitung sebagai zona pinggiran.

“Meskipun kurang dari 1 gram, sabu sebagai narkoba golongan I sudah masuk ke Ponorogo dan telah kita tangkap pengedarnya beberapa pecan lalu. Sebelumnya, kita tidak pernah ungkap kasus sabu, yang ada hanya pil koplo dan miras. Maka, kita semua harus waspada dengan peredaran narkoba ini,” imbuh Yuda. (MUH NURCHOLIS)