PONOROGO – Ribuan penggemar kesenian wayang kulit, kemarin menyaksikan pertunjukan kesenian wayang kulit semalam suntuk dalam rangka tasyakuran peresmian gedung kantor Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Sawoo yang baru. Nampak hadir dalam acara pagelaran wayang kulit yang menghadirkan dalang Ki Dwijo Kangko  dari Sragen, Jawa Tengah ini adalah Kepala Dinas Pertanian, Harmanto  dan Muspika Sawoo serta masyarakat. Acara tersebut mendapat dukungan dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa se-Kecamatan Sawoo serta Kelompok Tani se-Kecamatan Sawoo.

    Disela-sela acara, Kepala BPP Kecamatan Sawoo, Suratun merasa bersyukur dengan dibangunya gedung baru Kantor BPP Kecamatan Sawoo. “Karena dengan gedung baru ini nantinya pelayanan kepada masyarakat, khususnya para petani akan benar-benar bisa dioptimalkan,” ujar Suratun yang diamini oleh Kepala UPTD Pertanian Sawoo, Sutarmiatun. Menurutnya, BPP merupakan wadah bagi penyuluh baik dari penyuluh pertanian tanaman pangan, tanaman hortikultura, penyuluh perikanan, penyuluh Peternakan.

    Harmanto dalam acara tersebut  mengatakan dengan keberadaan kantor yang baru ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya para petani di Kecamatan Sawoo dan juga bagi para penyuluh  untuk terus meningkat kinerjanya seiring dengan sarana dan prasana yang semakin mendukung.

    “Pembangunan BPP Kecamatan Sawoo ini diharapkan untuk memenuhi kebutuhan sumber informasi serta meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam mengembangkan teknologi pertanian dan kehutanan bagi petani serta menjadi wadah para penyuluh untuk bekerja bersama sehingga bisa meningkatkan kinerja dari penyuluh dalam melayani masyarakat dalam bidang pertanian,” tutur Harmanto.
  Dia juga mengatakan pembangunan BPP Sawoo ini diharapkan bisa membawa manfaat bagi petani yang membutuhkan penyuluhan atau menerima informasi yang dibutuhkan. “Kami berharap dengan di bangunnya BPP ini pertanian di Kecamatan Sawoo khususnya bertambah maju. Jika Peratanian maju kesejahteraan petani juga terangkat tentunya,” kata Harmanto.

    Dengan adanya BPP segala informasi yang dibutuhkan oleh petani akan lebih mudah diperoleh. BPP ini bisa juga dipergunakan petani untuk tempat pertemuan dalam rangka peningkatkan pengetahuan di bidang pertanian.

   “Kami berharap kepada petugas penyuluh yang ditugaskan di sini dapat melayani atau memberikan ilmunya kepada petani yang sedang membutuhkan informasi, sehingga petani di sini lebih maju dan kesejahteraannya juga meningkat,”  papar Harmanto. (MUH NURCHOLIS)