PACITAN- Ada yang berbeda dari pembagian hewan kurban di Pacitan saat Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang biasa disapa Ibas saat menggelar kurban di beberapa lokasi di tanah kelahiran ayahanda tercintanya Susilo Bambang Yudhoyono.

Bungkus daging berupa daun waru dan pelepah kelapa, Ibas mengatakan, budaya Non plastik merupakan upaya untuk mengurangi sampah plastik. ” Saya harap budaya ramah lingkungan bisa menjadi kebiasaan yang baik dikalangan masyarakat kita,” ujarnya disela pelaksanaan kurban Minggu (11/08/2019).

Satu faktor yang menyebabkan rusaknya lingkungan hidup yang sampai saat ini adalah faktor pembuangan limbah sampah plastik. “Kantong plastik telah menjadi sampah yang berbahaya dan sulit dikelola, bila sampai ditanah butuh waktu lama, ratusan tahun untuk terurai,” kata Ibas.

Kesadaran lingkungan dan alam sekitar sudah harus dibudayakan agar alam yang asri masih bisa diwariskan kepada anak cucu. ” Kalau kita tidak menjaga alam, apa yang akan kita wariskan untuk anak cucu kita kelak?, “tukas Ibas.

Ibas berharap, penggunaan plastik dapat dikurangi agar lingkungan terjaga, ia mengungkapkan, dirinya dan keluarga sudah membiasakan diri mengurangi sampah plastik. “Kita harus berupaya sebisa mungkin untuk mengurangi sampah plastik, perubahan kecil akan berdampak besar, ayo kita mulai dari diri sendiri, keluarga lalu ke lingkungan terdekat, semoga perubahan kebiasaan ini akan berguna bagi bangsa kita dimasa depan,” tutupnya.