NGAWI-Kembali  Ngawi diterjang bencana Puting beliung. Sebanyak 67 rumah rusak  akibat  angin puting beliung pada minggu sore 17 Maret 2013.

Kerusakan terparah terjadi di kecamatan Karangjati. Setidaknya  4 rumah warga rata dengan tanah.  Diantaranya menimpa  2 rumah milik Maeran 55th  dan Sudiro 70th warga di desa. Kerugian materi ditaksir masing-masing 20 juta. Tidak hanya itu,  kandang ayam kelompok tani Santoso porak poranda beserta isinya. Kandang ayam yang dikelola Suharto 40th mengalami kerugian materi mencapai 200 juta.

Sedangkan di desa Gempol, 2 rumah milik Sutarmin dan Khoirul juga rata dengan tanah. Kerugian masing-masing ditaksir diatas 100 juta.”Kejadian begitu cepat mas, terdengar suara gemuruh dari belakang rumah, kami berusaha keluar rumah, dalam sekejap rumah saya sudah rubuh diratakan dengan angin” ungkap Maeran.

Kejadian serupa juga menimpa puluhan rumah di  desa Poh Konyal Kecamatan Pangkur, Campursari dan Ringinanom. Seperti dikatakan Kepala BPBD Kab. Ngawi Eko Heru Tjahyono, Rumah yang rusak sedang  sebanyak  69, sedangkan yang rusak berat sebanyak 4 rumah.

“Saat ini pihak BPBD memberikan bantuan berupa paket sembako  kepada  korban bencana dan uang kepada 4 warga yang rumahnya rusak total”, ungkap Eko.

Dari data yang diterima BPBD, sebaran kerusakan akibat putting beliung meliputi  desa Poh Konyal Kec. Pangkur sebanyak 6 rumah,  Kecamatan Karangjati yaitu desa Danguk sebanyak 5 rumah , Campurasri (34 rumah), Ringinanon (2 rumah) dan Gempol (22 rumah).

Sementara itu, Kepala Sosnakertrans Sunarto mengakui, mulai Hari Minggu Kemarin pihaknya telah melakukan koordinasi dengan BPBD untuk pendataan.  “Kita juga sudah menyalurkan bantuan 67 paket sembako kepada korban untuk meringankan bebannya” ujarnya. (Ardian)