Jakarta  – Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) mengajak seluruh kader Demokrat untuk merapatkan barisan dan memperjuangkan eksistensi Partai Demokrat di tengah-tengah masyarakat. “Bersama bergandengan tangan, dalam rangka memperjuangkan eksistensi Partai Demokrat bukan hanya nasional tapi juga di seluruh daerah,” katanya.

Hal ini disampaikan Ibas saat membuka Musyawarah Daerah Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng)  yang mengambil tema “Melanjutkan Konsolidasi untuk Membangun Partai Demokrat yang Kuat, Modern dan Merakyat,” di Hotel Aquarius Palangka Raya, Kalimantan Tengah,  Kamis (19/4).

Menurut politisi muda ini,  Musda di Kalteng bisa menjadi momentum untuk merapatkan barisan dan bersama-sama menyusun kembali gagasan-gagasan pembangunan untuk masyarakat Kalteng. “Baik tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Mari bersama-samakompak dan  berpikir memberikan gagasan bersama,” katanya.

Ia menambahkan, keberadaan Partai Demokrat yang baru  berumur 10 tahun namun sudah menorehkankemenangan politik akan menghadapi berbagai tantangan ke depan. Untuk itu, konsolidasi untuk partai, konsolidasi untuk kader dan konsolidasi program-program prorakyat menjadi agenda penting Musda Partai Demokrat Kalteng ini.  “Karenanya, wajar jika badai topan datang menghadang silih berganti, tidak ada badai yang tak berlalu. Yakinlah semua persoalan akan surut dan kita menuju masa depan yang lebih.  untuk itu, kita perlu konsolidasi” katanya.

Anggota Komisi I DPR RI ini kembali menegaskan komitmen Partai Demokrat sebagai partai pendukung pemerintah yang harus fokus untuk mendukung dan mengimplementasikan program-program pemerintah sampai kepada masyarakat. “Kita akan kawal terus program-program yang baik dan sudah dirasakan selama ini oleh masyarakat  yang  pro poor, pro job, dan pro environment. Kalau bisa memberi masukan, solusi, dan kritik, tentu kader berhak dan wajib melakukannya untuk memperbaiki program pemerintah agar dapat dirasakan seluruh masyarakat,” ujarnya.

Hal lain yang disampaikan Ibas, agar kader partai harus menjunjung tinggi khittah Partai Demokrat sebagai partai yang Bersih, Cerdas dan Santun.  Nama baik dan citra partai menurutnya, di atas segalanya, sehingga saat ini adalah saat yang tepat melakukan introspeksi diri dan perbaikan menyeluruh untuk masa depan Partai Demokrat.