Cikeas-  Acara nonton bareng final Piala Dunia 2014 antara Jerman melawan Argentina, ternyata juga mengundang perhatian Edhie Baskoro Yudhoyono (EBY) dan sang Ayah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menggelar acara nonton bareng (nobar) bersama para kerabat dan juga Cikeas Junior Footbal Club (CJFC) pada Senin (14/7/2014).

 

“Nobar Tim Cikeas Junior ini kami lakukan sebagai bentuk kebersamaan dan juga pacuan semangat tim yang sudah saya besut selama empat tahun terakhir ini. Banyak dari pemain-pemain piala dunia yang masih muda namun semangat dan kemampuannya menyaingi para pemain senior. Ini yang ingin Saya bangun sebagai mimpi yang tak mustahil untuk para pemain muda tim Cikeas Junior,” jelas pria yang juga menjagokan Argentina sebagai pemenang Piala Dunia 2014 ini.

 

Walau tim Tango jagoannya tidak menang, EBY mengaku kagum dengan permainan yang disuguhkan oleh tim Jerman. “Salut atas permainan Jerman yang konsisten dan sangat solid. Meskipun menang tipis, persiapan dan strategi tim der panzer untuk mengunggulkan pemain-pemain muda patut dicontoh timnas Indonesia,”ujarnya.

 

EBY pun berkata bahwa suksesnya tim Jerman patut diakui karena tak hanya mematahkan kutukan tim Eropa, der panzer juga mencatat sejarah di Piala Dunia 2014 di Brasil dengan menjadi negara Eropa pertama yang berhasil juara di tanah Amerika Latin. “Sukses ini sekaligus mematahkan ‘kutukan’ yang sudah berlangsung lama sepanjang gelaran Piala Dunia. Tim dari Eropa kerap sulit meraih prestasi tertinggi jika berlaga di putaran final Piala Dunia di benua Amerika. Akan tetapi, Jerman kini menjadi negara paling banyak sebagai juara dunia di bawah Brasil (lima kali). Jerman pun mengikuti langkah Italia dan Brasil saat meraih gelar ke-4. Tiga tim itu membutuhkan waktu yang sama, yakni 24 tahun untuk meraih titel ke-4 mereka. Semoga ini bisa menjadi pacuan untuk timnas Indonesia agar tak pantang menyerah untuk berproses menjadi pemenang,”kata EBY bersemangat.