PONOROGO – Kinerja PNS benar- benar disorot tajam oleh sejumlah kalangan. Terutama jam kerja yang masih kurang optimal disejumlah satuan kerja (satker), mulai Kabupaten hingga tingkat Kecamatan. Apalagi, jika hari Jum’at, hampir dipastikan pelayanan hanya beberapa jam karena usai Sholat Jumat mayoritas PNS tidak kembali ke kantor.

‘Istimewanya’ hari Jumat bagi kalangan PNS ini terlihat dari sejumlah satker yang memilih tutup usai melakukan sholat Jumat. Dan bahkan ada yang menganggap hari Jumat hanyalah hari tambahan saja. Maka tak heran jika jam kerja hari jumat hanya sampai sekitar jam 11.00 Wib saja.

Keprihatinan terhadap kinerja dan ‘penyakit’ PNS di hari Jumat dilingkup Pemkab Ponorogo ini dikeluhkan Sunarto, Anggota Komisi B DPRD Ponorogo, saat ditemui Senin (1/4).

Dia  mengungkapkan, banyak laporan masyarakat yang masuk secara pribadi maupun lembaga yang mengeluhkan pelayanan pemerintah daerah disejumlah satker. Dia mencohtohkan, salah satunya saat melakukan kepengurusan surat atau administrasi, terutama pada hari Jum’at.

Dia menegaskan, banyak PNS yang tak lagi balik ke kantor untuk melayani masyarakat. “Bahkan ada yang mengatakan hari Jum’at merupakan hari tambahan, jadi tidak melayani masyarakat,” kata Sunarto.

Ia juga mengatakan, atas laporan ini, perlu dilakukan evaluasi secara menyeluruih atas kinerja PNS dalam melayani masyarakat. Pasalnya, persoalan tersebut sudah cukup serius. Bupati dan Sekretaris Daerah harus benar- benar menangani masalah ini hingga tuntas. Sebab, hal itu terkait dengan pelayan masyarakat yang sangat penting.

“Perlu kita evaluasi terkait lima hari kerja. Untuk itu perlu dilakukan penertiban pada satuan kerja hingga tingkat kecamatan, terutaam pelayanan bidang administrasi. Bila perlu diberikan saksi sesuai atauran yang ada jika ditemui PNS yang kinerjanya kurang optimal,” katanya.

Terkait hal ini, Sekretaris Daerah, Agus Pramono saat dikonfirmasi mengatakan kerja PNS sudah ada ketentuan dan sesaui aturan. Atau yang terpenting, menurut Sekda Agus, akumulasi kerja dalam seminggu terpenuhi. Hari Jum’at selesai sampai pukul 11.00 WIB disebabkan jam akumulasi Senin sampai Kamis telah terpenuhi. Termasuk masuk lebih awal dan tidak ada jam istirahat.

“Senin sampai Kamis dimulai dari jam sekian sampai jam sekian, nanti kita cros cek. Jika totalnya sudah terpenuhi pada Senin sampai Kamis, maka hari Jum’at jam 11 selesai,” kilah Sekda Agus. (MUH NURCHOLIS)