PONOROGO – Hujan deras sepanjang sore kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik yang ada di Kabupaten Ponorogo. Tercatat banjir akibat luapan sungai cangkring menggenangi areal persawahan di wilayah Desa Bancar, Padas, Bediwetan, Kecamatan Bungkal. Sementara luapan itu sungai Selopayung mengakibatkan puluhan hektar areal persawahan di Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis hingga Desa Bajang, Kecamatan Balong.

Aliran sungai Jeruk juga sempat menggenangi pemukiman warga dan persawahan di beberapa desa di Kecamatan Balong. Bahkan jalur Jetis-Bungkal juga sempat terendam air bah, tepatnya di Desa Bediwetan. Bahkan kantor UPTD Pertanian Kecamatan Bungkal yang berada di Desa Bediweatan juga selalu terendam.

Pasalnya, tingginya pondasi kantor tersebut berada di bawah sungai dan jalan raya. “Memang sejak awal berdiri kantor UPTD Pertanian Kecamatan Bungkal ini sudah bermasalah, pondasi kantor kok di bawah tinggi jalan raya, jadi ya selalu tergenang air jika banjir datang,” ungkap Santoso, pengendara sepeda motor yang melintasi jalan di depan kantor UPTD Pertanian tersebut.

Sedangkan  Pambudi , salah satu warga setempat menilai proyek kantor UPTD Pertanian terkesan asal dikerjakan dan kurang perencanaan yang matang sehingga akibatnya selalu kebanjiran di musim penghujan. “Yang jelas para staf kantor tersebut selalu disibukkan bersih-bersih jika banjir datang dan menggenangi kantornya,” jelasnya. (MUH NURCHOLIS)