Ngawi- Meski Pemilu Legislatif masih 12 bulan lebih, tensi politik mulai terasa memanas, apalagi tokoh partai yang menginginkan kursi terhormat di Senayan memulai merapatkan barisan sesuai daerah pemilihan (dapil) masing-masing guna mendulang suara semaksimal mungkin. Seperti yang dilakukan Sartono Hutomo, Bendum (bendahara Umum) Partai Demokrat ini mulai melakukan roadshow  politiknya dengan mengunjungi DPC Partai Demokrat Ngawi, Rabu (27/2).

Dihadapan jajaran pengurus seluruh PAC Partai Demokrat Ngawi,  Sartono Hutomo memaparkan beberapa situasi politik yang kini tengah dihadapi Partai Demokrat.

Sesuai keyakinanya, Partai Demokrat tetap solid pasca penetapan tersangka Ketua Umum Anas Urbaningrum. “Saya melihat, kader Partai Demokrat dari pusat sampai ke daerah tetap Solid,” ungkap Sartono.

Terlebih Majelis Tinggi Partai Demokrat (MTPD) langsung merespons berhentinya Anas Urbaningrum dari posisi Ketua Umum dengan mengeluarkan 7 pernyataan sikap. Antara lain keluarga besar Partai Demokrat prihatin dengan ditetapkannya Ketua Umum Partai Demokrat menjadi tersangka kasus Hambalang yang sedang ditangani KPK, dengan harapan hukum dan keadilan benar-benar ditegakkan. “Proses hukum harus terus berjalan, dengan arti, jika Saudara Anas Urbaningrum tidak bersalah, maka yang bersangkutan mesti dibebaskan,” tandasnya.

Tanggapan serupa juga disampaikan Isnaini Widodo, Ketua DPC Partai Demokrat Ngawi, bahwa Demokrat Ngawi tetap Solid. “Berbagai persoalan yang dihadapi saat ini tidak mempengaruhi terhadap kader demokrat, utamanya semangat internal jajaran DPC Partai Demokrat Ngawi dalam melakukan pendekatan ditingkat grass root,” ujar Isnaini.

Diakuinya, saat melakukan konsolidasi ditingkat PAC di wilayahnya tidak ada kader dan simpatisan yang absen saat konsolidasi partai. “Dengan disiplinnya mereka membuktikan bahwa di tingkat grass root tidak ada masalah yang berate,  mereka masih solid dan respek dengan Partai Demokrat,” jelas Isnaini Widodo. (Ardian)