Ngawi- Bersih dari unsur obat-obatan terlarang termasuk  dan narkotika digencarkan oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 0805 Ngawi, Jawa Timur, menyusul peredaran barang haram tersebut sudah mengancam moral bangsa. Peringatan keras pun langsung ditegaskan Komandan Kodim 0805 Letkol Inf M.Triyandono terhadap internal anggotanya. Jika terbukti atau terlibat penyalahgunaan narkoba sangsi keras bakal diterapkan seperti pemecatan secara tidak terhormat.

“Jika ada anggota yang jelas positif terlibat dalam lingkaran penyalahgunaan narkoba maka kita bakal melakukan penindakan keras seperti dipecat tidak terhormat. Dan apabila masyarakat tahu ada anggota yang suka barang haram seperti itu segera laporkan kepada kita,” tegas Letkol Inf M.Triyandono di Makodim 0805 Ngawi, Selasa (02/05).

 

Penegasan keras orang nomor satu di jajaran Kodim 0805 Ngawi saat menghadiri langsung pelaksanaan tes urine yang dilakukan secara mendadak terhadap puluhan anggota TNI. Tes urine digelar bekerjasama dengan Satreskoba Polres Ngawi terpantau berjalan sesuai rencana. Setiap anggota TNI yang dikawal ketat personel Polisi Militer (PM) sebelum dimintai sampel air kencing terlebih dahulu mengisi biodata.

 

Kemudian satu persatu personel TNI secara bergiliran mengambil air urine dikamar mandi yang telah disediakan. Tercatat sekitar 150 personel anggota dari 350 personel TNI termasuk para staf dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) langsung mengikuti tes urine yang dilakukan selama dua jam ini. Ditambahkan Letkol Inf M.Triyandono, tes urine dilakukan untuk mengantisipasi sekaligus mencegah para anggota dibawah komandonya terhadap narkoba.

“Tes urine secara mendadak pasti kita lakukan terus disemua sektor biar mereka tahu dan ini peringatan kita maka jangan coba-coba dengan narkoba, ingat itu. Dan perlu diketahui narkoba ini satu bentuk perang asimetris dari negara lain untuk menghancurkan moral bangsa kita,” tegasnya lagi.

 

Usai menjalani tes urine para personel juga diberikan penyuluhan tentang tingkat bahaya narkoba jika dikonsumsi maupun terlibat langsung dalam transaksi. Dalam pemaparan ini, tampak Kasatnarkoba Polres Ngawi AKP Wasno juga memberikan materi tentang bahaya dan resiko pemakaian terhadap narkoba.

Pada tes urine yang dilakukan kali ini sesuai hasil pemeriksaan dari Tim medis Satreskoba Polres Ngawi bersama Kodim 0805 Ngawi untuk 100 anggota TNI dinyatakan negative. Namun untuk tes urine terhadap ratusan anggota TNI lainya pasti akan dilakukan secara bergelombang mengingat masih adanya keterbatasan alat medis.