PACITAN-Harga daging sapi di Pacitan mencapai angka 100 ribu perkilogram. Kenaikan ini mengakibatkan pedagang mengeluh. “Sudah hampir sepekan harga daging sapi 100 ribu perkilo,” kata salah seorang penjual daging di Pasar tradisional Arjowinangun, Rina, Senin, (11/03/2013).

Akibat kenaikan harga tersebut, deretan kios daging tampak sepi. Rina mengaku kesulitan menjual dagangannya. “Sehari biasanya bisa laku sampai 50 kilogram, sekarang laku 5 kilo saja sudah bagus,” imbuhnya.

Hal serupa terjadi di Pasar Tradisional Minulyo. Harga komoditi daging di dua pasar terbesar di kota Pacitan itu tak jauh berbeda. “Kemarin harganya masih 90 ribu perkilogram, sekarang sudah naik 100 ribu,” beber salah seorang penjual daging di pasar minulyo, Andi. Untuk sementara, pedagang hanya mampu bertahan.

“Susah mau nyari untung. Setidaknya saya tidak mengecewakan pelanggan saja,” lanjutnya.

Pelanggan Andi kebanyakan penjual bakso. Mereka pun mengeluhkan hal serupa. Kenaikan harga daging. “Benar saja kalau sekarang banyak bakso dicampur dengan daging babi. Lha wong harga daging sapi mahal,” tandasnya. Penjual daging kini kesulitan menjual daging segar. Minimnya jumlah pembeli memaksa mereka menyimpan daging yang tidak laku terjual dalam lemari pendingin, untuk dijual lagi keesokan harinya. “Kalau tidak begitu, kerugian pedagang semakin besar,” pungkasnya. (Frend Mashudi)