TRENGGALEK-Kapolres Trenggalek I Made Agus Prasatya, SIK, M.Hum yang dikenal sebagai Kapolres inovatif memilih menggunakan pendekatan non formal “cangkrukan” demi menampung aspirasi masyarakat.
Cangkruk atau lebih dikenal dengan istilah nongkrong bareng ini dilaksanakan setiap hari Rabu maka kemudian disebut “Cangkruk Reboan”. Konsep yang diangkat adalah pertemuan non formal dengan berbagai pihak, mengangkat tema tertentu yang sedang tren dimasyarakat. Didukung suasana santai disamping hidangan khas pedesaan akan membuat suasana lebih gayeng sehingga masyarakat akan lebih mudah menyampaikan sesuatu tanpa dibebani perasaan sungkan.
Agenda Kapolres di wilayah Kecamatan Pule tidak hanya sebatas cangkruk reboan saja, sebelumnya Kapolres satu ini juga terjun langsung menanam pohon jabon di kawasan hutan Bangunsari bersama warga. Penanaman pohon ini bertujuan untuk mencegah longsor, dimana Kecamatan Pule merupakan salah satu wilayah yang memilki kerawanan bencana alam longsor cukup tinggi. Dalam medio 2014-2015 tercatat 5 kali terjadi longsor yang menimpa rumah warga.(Babe)