Produksi jagung petani Pacitan, tahun ini, sudah mencapai 5,7 ton per hektar atau mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya sebanyak 4,9 ton per hektar. Melihat kenyataan tersebut Bupati Pacitan Indartato berani menargetkan kenaikan produksi sebanyak 7 ton per hektar kedepan. Pasalnya, Pacitan memiliki Lahan kering cukup menjanjikan untuk budidaya tanaman jagung.

 

Pernyataan tersebut disampaikan bupati saat melakukan panen raya jagung di desa Glinggangan Kecamatan Pringkuku. Tantangan tersebut tandas Bupati Indartato sangat mungkin dapat tercapai jika petani mampu meningkatkan etos kerja. Selain itu peran kelompok tani dan petugas lapangan (PPL) harus terpadu.Pemerintah sendiri menjadikan sektor pertanian sebagai prioritas penanganan karena sebagian besar mata pencaharian masyarakat adalah bercocok tanam. Pengembangan potensi lahan kering menjadi salah satu terobosan, mengingat sebagian besar lahan pertanian di Pacitan masih mengandalkan curah hujan.

 

Dari data di Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan lahan yang sudah dilengkapi irigasi teknis baru mencapai 864 hektar. Sedangkan lahan dengan irigasi semi teknis sekitar 1.130 hektar. Angka itu sendiri jauh lebih kecil dibanding lahan yang hanya mengandalkan irigasi sederhana seluas 3.313 hektar, tadah hujan (6.707 ha), dan tegalan seluas 29.890 hektar.

 

Hernawan A. Priyana