Trenggalek – Tim gabungan Satuan Tugas Ketertiban Lembaga Pemsayarakatan wilayah Kediri dan Badan Narkotika Nasionak (BNN) Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur melakukan razia di Rumah Tahanan Trenggalek.
 
Puluhan petugas langsung melakukan pemeriksaan badan terhadap satu persatu narapidana dan tahanan yang menghuni Rutan Kelas IIB Trenggalek. Selanjutnya petugas melaukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap isi sel tahanan, termasuk di sudut-sudut ruagan. 
 
Dari pemeriksaan ini, petugas berhasil mendapatkan sejumlah barang-barng yang seharusnya dilarang masuk ke dalam rumah tahanan dan lembaga pemasyarakatan, diantara telepon genggam serta aneka senjata tajam. 
 
“Ada tiga handphone dan puluhan senjata tajam, seperti pisau, silet maupun gunting, ada juga radio, obat-obatan dan baterai, seluruhnya kami sita,” kata Ketua Satgas Lapas Korwil Kediri, Hardian Eka.  
 
Yang menarik saat dilakukan pemeriksaan, seorang narapidana nekat menyembunyikan telepon genggam yang dimiliki ke dalam saluran pembuangan air di kamar mandi, sehingga petugas harus membongkar lantai. 
 
Hardian eka menambahkan, razia gabungan ini merupakan salah satu langkah untuk penegakan aturan di dalam lembaga pemasyarakatan, serta sesuai dengan instruksi dari Menteri Hukum dan HAM.
 
“Ini adalah razia yang ke lima, setelah sebelumknya kami lakukan di beberapa lapas dan rutan lain,”imbuhnya.
 
Selain razia di dalam sel tahanan, Petugas BNN Trenggalek juga melakukan serangkaian pemeriksaan urine terhadap sejumlah narapidana narkoba, uoaya ini dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya penyalahgunaan narkoba di dalam lapas.
 
“Dari beberapa warga binaan yang kami tes ternyata hasilnya negatif semuanya, di sisi lain dalam razia ini kami juga tidak menemukan adanya narkotik maupun obat-onatan terlarang di dalam sel,” kata Kepala BNN Trenggalek, AKBP Hari Triyogo. 
 
Terkait adanya razia dadakan tersebut, pihak Rutan Trenggalek tidak keberatan dan justru menyambut positif. Kepala Rutan Trenggalek mengakui saat ini masih ada sejumlah persoalan yang ada di dalam rumah tahan yang perlu dilakukan penertiban. 
 
“Untuk temuan hari ini akan kami tindaklanjuti untuk diproses lebih lanjut,” katanya. 
 
Rencananya razia serupa masih akan dilakukan sejumlah lembaga pemasyarakatan maupun rumah tahanan di wilayah eks Karesidenan Kediri.