PONOROGO – Musibah bencana alam kembali menghantui masyarakat di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Kali bencana tanah longsor dan tanah gerak menerjang  Desa Sriti, Kecamatan Sawoo, Ponorogo.
Informasi dari Kepala Desa Sriti, Katmanto, pihak Pemerintah Desa Sriti mengaku sudah melaporkan secara tertulis kejadian bencana tanah longsor yang terjadi ke Pemkab Ponorogo.
Kades Sriti, Katmanto sangat  berharap kepada warga masyarakat untuk selalu waspada terhadap kemungkinan bencana susulan. “Mudah-mudahan bencana alam tidak terjadi lagi di wilayah kami sehingga kami tetap tenang,” ungkap Katmanto, Senin (12/12).
Sedangkan nama-nama korban bencana alam tanah longsor di Desa Sriti adalah Suyadi warga RT. 04, RW. 01 Dukuh Dasri. Kemudian Bejo warga RT. 02, RW. 02, Dukuh Tarap. Selain itu juga menimpa Satiran, warga RT. 02, RW. 03, Dukuh Tarap.
Tanah longsor juga menerjang keluarga Kimin, Tukirin, Sentot serta Soikem warga RT. 01, RW. 01, Dukuh Tarap. Bencana juga menimpa Suparto, warga RT. 02, RW. 01, Dukuh  Tarap. Warga RT.  02, RW. 02, Dukuh Ngemplak, yaitu Jaman juga diterjang longsor. Sementara itu korban terakhir adalah Nyaman warga Dukuh Tawang. (MNC)