MAGETAN – Kemarau panjang yang terjadi saat ini berdampak kekeringan di sejumlah wilayah di Magetan. Dari data di lapangan sedikitnya ada lima desa di lima kecamatan terdampak hingga mengakibatkan krisis air bersih.

Anggota DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono melalui Griya Aspirasi mulai melakukan droping air bersih ke wilayah terdampak kemarau panjang di wilayah dapil Vll Jatim.

Sejak sepekan kemarin, tim tanggap darurat bencana griya aspirasi EBY melakukan droping air bersih di kabupaten Pacitan, kabupaten Ponorogo dan Magetan.

“Sejak sepekan kemarin kami di intruksikan turun ke lokasi desa terdampak kekeringan di dapil Vll, saat ini baru pacitan, ponorogo dan magetan, untuk kabupaten lainnya segera akan kami drop,” terang budi sutiyoso, tim tanggap bencana EBY.

Saat ini tangki air bersih sedang melakukan droping air bersih di wilayah Magetan. diketahui di Magetan desa terdampak kemarau panjang diantaranya di desa Kuwon, Kecamatan Karas, Desa Kediren Kecamatan Lembeyan, Desa Pragak, Trosono, Sayutan kecamatan Parang.

“Dari pantauan korcam kami, kekeringan di Magetan ada di desa tersebut, kami perintahkan korcam untuk mapping lokasi kemudian kami lakukan droping, tentunya kami kordinasikan dengan desa setempat agar tidak terjadi over lapping pengiriman dengan yang dari Dinas” jelas Marfuat, koordinator griya EBY Magetan.

Seperti diketahui, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah setempat untuk mencari solusi mengurangi kekeringan di Magetan, seperti pembuatan tangki penampungan dan membuat air serapan, namun masih belum mampu mengatasinya.