PACITAN – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan untuk terus memajukan obyek wisata Pantai Klayar sepertinya sangat serius. Terbaru, Pemkab melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Pacitan menyiapkan anggaran Rp 5 miliar melalui APBD 2016.
Dana Rp 5 miliar tersebut rencananya akan digunakan untuk pembangunan lahan parkir di sekitar objek wisata Pantai Klayar seluas 1.500 meter persegi. “Pembangunan lapangan parkir sebenarnya sudah dilakukan sejak tahun lalu (2015), tahun ini melanjutkan saja hingga tahap ‘finishing’ (penyelesaian),” kata Wasi Prayitno, Kepala Disbudparpora Pacitan, baru-baru ini.
Menurut Wasi, pengembangan dan pembangunan lahan parkir di Pantai Klayar menjadi prioritas pemerintah daerah setempat. Alasannya selain tungginya angka kunjungan wisatawan ke objek wisata unggulan tersebut, kata Wasi, lahan parkir kendaraan selama ini dinilai belum memadai.
Sehingga, tata ruang kawasan wisata di sekitar Pantai Klayar terkesan semrawut. “Kekacauan selalu terjadi saat musim libur sekolah, lebaran, atau pergantian tahun baru karena penataan parkir yang buruk dan arus lalu-lintas macet,” ujarnya.
Dia berharap, dengan pembangunan lahan parkir baru dengan pengelolaan yang baik, Wasi berharap penataan dan arus keluar-masuk kendaraan pengunjung tidak lagi semrawut sehingga memicu kekesalan wisatawan.
Selain itu, lanjut dia, manajemen retribusi dari parkir kendaraan diharapkan juga lenih terkontrol dan membantu mendongkrak capaian pendapatan asli daerah (PAD). “Kami atas nama pemerintah daerah meminta maaf kepada seluruh pengunjung Pantai Klayar yang datang selama libur Imlek kemarin karena penataan parkir masih buruk,” kata Wasi.
Selain itu, Wasi menyebut bahwa akses menuju objek wisata Pantai Klayar, Wasi memastikan jalan telah diperlebar hingga bentang jalan sekitar 16 meter. Meski belum sepenuhnya diaspal, ia memastikan pengerasan jalan menggunakan cor semen telah dilakukan sehingga arus lalu-lintas kendaraan pengunjung dari maupun menuju Pantai Klayar lebih nyaman. (EBYteam/Antara)