Trenggalek – Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur gencar melakukan razia di sejumlah toko dan swalayan untuk meminimalisir peredaran barang-barang yang tidak layak konsumsi, hasilnya masih ditemukan sejumlah toko yang memajang makan kadaluarsa. 
 
Razia ini dilakukan difokuskan di empat kecamatan, yakni Kecamatan Gandusari, Suruh, Kampak dan Kecamatan Pule. Petugas gabungan yang terdiri dari dinas koperasi dan perdagangan, dinas kesehatan, Satpol PP dan Bagian Perekonomian Setda Trenggalek melakukan pemeriksaan secara acak terhadap barang-barang yang dijual di toko.
 
“Tak hanya terkait tanggal kadaluarsa saja, kami juga memeriksa SNI (Standar Nasional Indonesia),” kata Kasi Bina Usaha dari Diskoperindagtamben Mohammad Hasan.
 
Menurutnya, dari hasil razia gabungan tersebut, pihaknya masih menemukan sejumlah barang-barang dagangan yang telah kadaluarsa namun masih terpasang di etalase toko. Selain itu juga ditemukan barang kemasan kaleng yang penyok, serta makanan tak layak konsumsi.
 
“Kami langsung meminta pemilik toko untuk memindahkan dan tidak menjual barang tak layak konsumsi itu,” ujarnya. 
 
Menurutnya, pengawasan terhadap makanan maupun minuman ini tidak hanya menjadi tugas pemerintah, namun peran serta dan langkah proaktif dari pemilik toko sangat diperlukan, sehingga konsumen akan terlindungi dari hal-hal yang tidak diinginkan. 
 
“Masyarakat juga harus teliti sebelum membeli, jangan lupa periksa kemasan serta tanggal kadaluarsanya,” imbuh Hasan. 
 
Langkah persuasif untuk pengawasan barang dan jasa ini akan terus dilakukan dan kini telah menjadi agenda rutin dari Pemerintah Kabupaten Trenggalek. (dim)