PACITAN-Hujan yang tak kunjung turun hingga memasuki awal tahun membuat petani Pacitan was-was. Bagaimana tidak, sebagian besar lahan pertanian Pacitan yang mengandalkan suplai air dari curah hujan mengering. Sebagian tanaman padi yang terlanjur disemai terancam mati
Kondisi tersebut membuat Bupati Pacitan Indartato prihatin. Didampingi Camat, kepala desa serta petugas dari Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan, Orang nomor satu di Pacitan itu, Senin, (11/01) turun langsung ke areal persawahan. Bupati memantau lahan sawah di desa Tanjungsari dan Desa Nanggungan Kecamatan Pacitan.
“Ini bentuk antisipasi, karena kenyataanya, masa tanam yang seharusnya banyak air belum turun hujan,” Kata Bupati.
Kepada SKPD terkait, Bupati Indartato minta untuk mendata potensi kekeringan yang dialami petani. Dari hasil pendataan tersebut akan dijadikan bahan efaluasi menentukan langkah berikutnya. Hal ini sebagai upaya untuk menjaga agar petani tidak rugi serta menjaga stok pangan tetap aman.
Bagi para petani, musim tanam kali ini memang terasa sangat berat. Hujan yang biasanya sudah mulai turun di akhir tahun hingga memasuki pertengahan bulan Januari belum juga turun. Sebagian lahan pertanian yang hanya mengandalkan tadah hujan, mulai mengering. Petani berharap kondisi ini tidak berlanjut dan segera turun hujan.(frend)