Magetan-Sejumlah ratusan kotak dan bilik suara milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Magetan, Jawa Timur, yang akan digunakan untuk pemungutan suara pilkada kabupaten setempat tanggal 24 April 2013 mengalami kerusakan.

Kepala Subbagian Keuangan, Umum dan Logistik, KPU Magetan, Siswo Laksono membenarkan adanya kerusakan tersebut. “Kami sedang melakukan inventarisasi. Untuk yang tidak bisa diperbaiki, akan diganti dengan yang baru,” ujar Siswo Laksono, Senin (1/4).

Berdasarkan hasil inventarisasi, dari 7.244 kotak suara yang ada, sebanyak 357 kotak di antaranya dalam kondisi rusak. Sementara bilik suara yang rusak mencapai 267 buah.

“Kerusakan kotak dan bilik suara dari pengadaan Pemilu tahun 2004 tersebut bermacam-macam, di antaranya sekrup yang terlepas akibat aus hingga kondisi pelat kotak yang sudah kusam dan penyok,” terangnya.

Lebih jauh Siswo menjelaskan, penemuan kotak dan bilik suara yang rusak ini diketahui setelah petugas KPU setempat melakukan pengecekkan dan persiapan logistik Pilkada Magetan 2013 dengan memeriksanya di gudang.

“Untuk perbaikan ataupun pengadaaan kotak dan bilik suara yang baru harus menyesuaikan dengan anggaran yang ada. Kami masih membahasnya lebih lanjut,” tambah Siswo.

Meski banyak yang rusak, pihaknya memastikan kebutuhan kotak dan bilik suara akan terpenuhi sebelum pelaksanaan pilkada mendatang digelar.

Sementara, Ketua KPU Magetan Soerjadi menambahkan, persiapan Pilkada Kabupaten Magetan 2013 terus dilakukan. Saat ini KPU Magetan telah menetapkan jadwal kampanye bagi tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati yang ada.

Sesuai hasil rapat pleno dengan tim kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati, ditetapkan jadwal kampanye selama 14 hari, mulai tanggal 7-20 April 2013 mendatang.

Sedangkan pemungutan suara Pilkada Magetan 2013 akan dilaksanakan pada 24 April.
Pilkada Magetan akan diikuti oleh tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati. Ketiga pasangan calon tersebut adalah, nomor urut 1 yakni pasangan “incumbent” Sumantri-Samsi (SMS) yang diusung PDI Perjuangan dan Golkar.

Selanjutnya, nomor urut 2 adalah pasangan jalur perseorangan Nanik Karsini-Sugiho Pramono (NasPro), dan nomor urut 3 adalah pasangan Djoko Prabowo-Hartoto (Djowo Toto) dari koalisi Partai Demokrat, PAN dan Partai Patriot. (Maksum)