PONOROGO – Saat kunjungan Wapres Jusuf Kalla ke Pondok Modern Darussalam Gontor, hari ini sebagai wakil alumni PMDG Menteri Agama, Lukman Hakim Saifudin menjelaskan memang beberapa hari yang lalu, kehadiran Wapres sempat diragukan karena terkendala kondisi kesehatan. “Namun, perlahan kesehatan Pak Jusuf Kalla membaik dan menyatakan siap berangkat ke Gontor,” papar Lukman Hakim Saifudin.
 
Usai sembahyang Dhuhur di Masjid Gontor dan melakukan sujud syukur bersama seluruh Keluarga Besar Pondok Modern Darussalam Gontor Wapres RI juga berkunjung ke Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor. Wapres meresmikan asrama baru mahasiswa UNIDA Gontor, sekaligus meletakkan batu pertama pembangunan gedung perpustakaan di wilayah timur kampus.
 
Sementara itu sujud Syukur mengawali secara resmi segudang acara pondok sebulan ke depan untuk memperingati 90 tahun usia pondok umat tercinta, Pondok Modern Darussalam Gontor.
 
Sedangkan Wapres Jusuf Kalla bangga karena PMDG memberi kontribusi terhadap bangsa
Indonesia. Menurutnya banyak pemimpin bangsa lahir dari Gontor. Jusuf Kalla mengatakan Gontor ini pondok pesantren modern. “Modern berarti visioner. Oleh sebab itu, harus bisa membedakan antara lembaga pendidikan dan museum,” tutur Jusuf Kalla.
 
Saat diberi kesempatan memberi sambutan, Gubernur Jatim, Soekarwo menyampaikan bahwa keberadaan Gontor bukan hanya milik Kabupaten Ponorogo saja tapi milik dunia. Dia juga menyebut sistem pendidikannya luar biasa.
 
“Terima kasih Gontor karena pemikirannya untuk Indonesia sangat luar biasa,” ucap Pakde Karwo. Dia sempat memberi gelar kepada Wapres dengan menyebut Kyai Haji Muhammad Jusuf Kalla. (mnc)