Pacitan – Putusnya jembatan yang menghubungkan Ponorogo-Pacitan berdampak terhadap kunjungan wisata ke Pacitan. Obyek wisata di kota kelahiran presiden SBY tersebut tampak lengang.

Kondisi itu paling terasa di kawasan wisata Pantai Teleng Ria. Obyek wisata di pesisir selatan Kota 1001 Gua tersebut tampak sepi sepanjang hari ini. Bahkan pintu masuk yang biasanya diwarnai kepadatan, kali ini tampak lengang.

 

“Biasanya wisatawan dari arah Ponorogo, Madiun, Trenggalek sejak pagi sudah berdatangan. Tapi hari ini sampai pukul 12.00 WIB Kawasan Teleng masih sepi,” ujar Rimbono, Manajer Operasional PT Eljohn Tirta Emas, pengelola Pantai Teleng, Minggu (7/4/2013).

 

Memang masih ada wisatawan asal Trenggalek dan Kediri yang datang ke Teleng Ria. Hanya saja, mereka telah tiba di Pacitan sebelum bencana terjadi. karena itu, rombongan yang menggunakan kendaraan pribadi akhirnya kebingungan saat hendak kembali ke daerah asal.

“Karena asalnya dari Kediri dan Trenggalek, kami sarankan pulang lewat JLS (jalan lintas selatan),” paparnya.

 

Diakui Rimbono, putusnya jalur transportasi dari arah Ponorogo membawa dampak signifikan terhadap angka kunjungan. Meskipun tidak menyebut jumlah pasti, namun dirinya memperkirakan penurunannya mencapai 50 persen lebih. Ini karena separuh lebih penjualan tiket mengandalkan wisatawan asal Ponorogo dan sekitar.

 

“Biasanya sejak malam Minggu sudah banyak yang datang baik dengan motor maupun mobil,” tutur Rimbono.

 

Selain di Kawasan Pantai Teleng Ria, penurunan jumlah wisatawan juga tampak di beberapa obyek wisata lain, seperti Banyu Anget, Pantai Klayar maupun Gua Gong. Ini disebabkan pengunjung biasanya memanfaatkan waktu liburan untuk mendatangi beberapa obyek wisata sekaligus. Tim Media Pacitan