PACITAN-Berkembanganya Kabupaten Pacitan Jawa Timur menjadikan semakin besar juga potensi perkembangan ekonomi, hal ini menjadi perhatian bagi Anggota Komisi X DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono atau biasa disapa Ibas, menurutnya peningkatan taraf ekonomi warga juga harus dibarengi dengan ketersediaan lapangan kerja yang harus semakin banyak.

Ibas meyakini dengan program pro rakyat yang mendukung kemajuan ekonomi warga, akan membuat Pacitan menjadi kabupaten yang maju. “Saya meyakini jika kita konsisten mengawal program pro rakyat, akan semakin meluas juga manfaat positif yang akan diterima masyarakat, maka kabupaten Pacitan akan maju,” ujarnya saat tilik program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) sekaligus silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat di Desa Ngromo Kecamatan Nawangan Pacitan, Jum’at (14/12/2018).

Wilayah geografis Pacitan punya potensi kekayaan alam yang bagus, Ibas mengajak masyarakat untuk berbangga dan mengembangan jiwa usaha dengan pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). “Wilayah geografis Pacitan punya banyak potensi kekayaan alam yang tak terhingga, dari mulai Goa, pantai, seni budaya, batik dan kuliner yang beragam, kita patut berbangga. Untuk itu masyarakat harus menikmati seluas-luasnya kelebihan ini, pengembangan UMKM harus terus dikembangkan, agar lapangan kerja semakin banyak,” cetus putra Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.

Ibas juga mengajak warga untuk mengingat kembali program pro UMKM yang di gagas oleh SBY.” Dimasa pak SBY, program pro rakyat untuk UMKM mulai berkembang, PNPM Mandiri menjadi program inti pemerintah dalam bidang pemberdayaan masyarakat yang cukup sukses pada saat itu. Pembiayaan modal bagi pelaku usaha UMKM membawa angin segar bagi perekonomian Indonesia pada saat itu,” ungkap dia.

Ibas melanjutkan, dirinya memiliki keyakinan Desa-desa akan maju jika program prorakyat di kawal secara serius. “Saya memiliki keyakinan desa-desa akan maju, jika pengawalan programnya serius. EBY berkomitmen untuk mensejahterakan masyarakat dengan pengawalan program yang serius dan berkesinambungan,” pungkasnya.