PONOROGO – Langkah positif dilakukan oleh Polres Ponorogo dalam upaya mencegah peredaran Minuman Keras (Miras) di wilayah hukum Polres Ponorogo. Hal itu dibuktikan Kapolres Ponorogo AKBP Yuda Gustawan, Senin (1/4) mencanangkan gerakan Zero Miras di halaman Mapolres Ponorogo.

Menurut Kapolres Ponorogo AKPB Yuda Gustawan, langkah tersebut dilakukan karena hanya dalam hitungan 3 bulan yakni antara Januari hingga Maret 2013, tiga anggota polisi dan dua Pegawai Negeril Sipil (PNS) di lingkungan Polres Ponorogo diproses hukum, hanya gara-gara terpengaruh peredaran minuman keras (Miras). Mereka terbukti menenggak Miras.

“Kalau Tahun 2012 lalu, jumlahnya lebih banyak dari sekarang. Tetapi saya lupa. Awal Tahun 2013 ini sudah ada 5 anggota yang dijatuhi sanksi dan proses hukum karena terpengaruh miras,”  ungkap  AKBP Yuda Gustawan. Dia  merinci, kelima anggota itu adalah satu anggota dari perwira. Dia dikenai sanksi dikurung selama sepekan di Polres Ponorog, dua orang dari Bintara ditahan selama 3 minggu di Polres Ponorogo, serta dua orang dari PNS yang berada di lingkungan Polres Ponorogo.

“Usai kami canangan Zero Miras ini, semua anggota jangan sampai ada yang terlibat dan terpengaruh miras lagi. Jika ada yang melihat secara langsung anggota mengkonsumsi, menjual, mengedarkan, menimbun, serta membekingi peredaran miras agar segera melaporkan ke saya sendiri agar dapat ditindak secara langsung,” harapnya.

Selain untuk mempersempit ruang gerak peredaran miras, juga untuk mengingatkan sekitar 1.030 anggota Polres Ponorogo agar tidak terpengaruh, menggunakan, mengkonsumsi, atau membekingi peredaran miras.(Muh. Nurcholis)