Ngawi- Janji Dinas Pekerjaan Umum Propinsi Jawa Timur untuk melakukan pengerjaan perbaikan jalan terus di kebut guna memberikan rasa nyaman kepada para pengguna jalan terlebih lagi para pemudik. Kendati hanya  dilakukan tambal sulam, perbaikan ruas Ngawi-Solo jelang lebaran 2016, kini pengerjaannya dikebut. Diungkapkan oleh Subandi selaku pengawas perbaikan jalan dari salah satu rekanan yang ditunjuk oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Pemprov Jawa Timur, mengatakan bahwa konsentrasi perbaikan dibagi atas tiga jalur, yakni ruas Geneng-Trinil, Trinil-Monumen Suryo dan Monumen Suryo-Mantingan. hal ini dilakukan untuk mempercepat pengerjaan perbaikan jalan agar selesai jelang arus mudik yang kurang beberapa hari lagi. 

 

“Pekerjaan yang dilakukan sekarang ini dikonsentrasikan terhadap titik jalan yang membutuhkan perbaikan secepat mungkin kalau bisa H-10 lebaran sudah tuntas,” terang dia.
Dijelaskannya perbaikan yang dilakukan di antaranya dengan melakukan penambalan dan pengaspalan ulang, sehingga perbaikan tersebut tidak memakan waktu lama dan di harapkan cepat selesai dengan waktu yang telah di jadwalkan. 
Selain di ruas Ngawi-Solo, perbaikan jalur nasional untuk persiapan arus mudik dan balik lebaran 2016 juga dilakukan di ruas Ngawi-Magetan dan Ngawi-Madiun.
Sementara itu Kasatlantas Polres Ngawi AKP I Made Parwita mengatakan, jalan nasional ruas Ngawi-Solo merupakan jalur perbatasan Provinsi Jawa Timur dengan Jawa Tengah. Jalur tersebut merupakan jalur mudik yang cukup padat dan rawan kecelakaan. 
Rawan kecelakaan itu, selain karena faktor kelalaian manusia, juga dipengaruhi oleh kondisi jalan yang bergelombang. 
“Para pengguna jalan dan pemudik nantinya diimbau untuk berhati-hati saat melalui jalur tersebut.


Namun cukup disayangkan untuk pengerjaan perbaikan jalan  wilayah Ngawi timur khususnya jalur Ngawi – Caruban yang kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah propinsi Jawa Timur. terbukti masih di temukan jalan bergelombang dan berlubang tidak sepertihalnya wilayah Ngawi barat. 


“Pemerintah terkesan berat sebelah terkait pengerjaan jalan di wilayah Ngawi, karena saya masih tidak nyaman acapkali melintasi jalur propinsi kecamatan Padas ke Timur ” ungkap Ratno salah satu pengguna jalan asal Nganjuk. ARD