Trenggalek – Jalur utama Trenggalek-Ponorogo sempat tersendat akibat terjadi tanah longsor, material tanah dan batuan sempat menutup sebagian badan jalan.

Peristiwa tanah longsor terjadi di jalur utama yang antar kabupaten, di Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek. Tebing setinggi 15 meter tiba-tiba ambrol dan menutup sebagian badan jalan.

“Arus lalu lintas dari kedua arah sempat tersendat selama empat jam dan harus menggunakan sistem buka tutup,” kata KBO Satlantas Polres Trenggalek, Iptu Suwanan.

Menurutnya, longsor terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, peristiwa ini diluar kebiasaan, karena terjadi pada saat cuaca cerah dan tidak terjadi hujan. “Tadi malam memang hujan, tapi kalau pagi tadi justru cerah,” katanya.

Arus lalu lintas akhirnya bisa kembali normal, setelah satu unit alat berat diterjunkan ke lokasi kejadian untuk membersihkan material longsor. Sesuai data di Satlantas Polres Trenggalek, jalur utama Trengglek-Ponorogo masuk kawasan rawan tanah longsor. Kerawanan ini terjadi karena di samoing kanan da kiri jalan diapit oleh tebing dan juran. (dim)