PONOROGO – Tak mudah bagi Pemerintah Daerah untuk mencari Tempat Pembuangan AKhir bagi sampah. Terbukti, survey yang telah dilakukan beberapa tahun itu, masih mendapatkan satu tempat yang layak untuk menjadi pengganti TPA diwilayah Jenangan itu. Tatung, Balong menjadi temoat yang dinilai pas, baik dari segi jauh dari pemukiman warga, luas tanah yang digunakanpun lebih dari 4 hektar, standat TPA untuk masuk kategori Adipura Kencana.

Ditemui  www.edhiebaskoro.com diruang kerjanya, Kepala Kantor Lingkungan Hidup, Adam Parikesit mengatakan, Tempat Pembuangan Akhir tersebut memiliki waktu maksimal, yaitu 14 tahun. TPA yang sekarang telah berusia lebih dari 13 tahun, artinya harus segera dipindah ketempat yang telah sesuai dengan hasl survey. 14 tahun itu, lkasi pembuanagn sampah sudah dinyatakan tidak layak lagi. Salah satu faktirnya, tanah sudah tidak mampu lagi menyerap kotoran. “Usianya TPA 14 tahun, dan iru harus pindah. Bahkan jika tidak pindah masuk wilayah pelanggaran hukum,” terang Adam Parikesit, Rabu (22/5).

Ia juga mengatakan, pihaknya besarma dinas yang lain, telah melakukan survey diejumlah wilayah untuk TPA. Namun hingga saat ini, hanya ada satu tempat yang dinilai layak, yakni Tatung Balong. Lokasinya jauh dari pemukiman warga, selain itu, luas TPA itu bisa mencapai lebih dari 4 Hektar, sesaui standar yang ada. 4 hekntar itu, juga merupakan salah satu standar untuk meraih Adipura Kencana. “Yang paling utama adalah TPA yang sesuai dengan aturan yang ada. Selain itu, luas TPA menjadi standat untuk meraih Adipura Kencana,” terangnya.

Mengenai Adipura tahun 2013 ini, lanjut Adam, sejumah persiapan telah dilakukan. Namun pihaknya mengakui jika terdaoat beberapa kekurangan yang yarus dengan segera dibenahi. Selain saluran air juga hutan tenagh kota terus diupayakan segera dibangun. Selain itu, Sekolah yang eraih Adiwiyat juga harus ditingkatkan. :Banyak sekali persyaratan untuk meraih Adipiura. Kita senidiri sudah menyiapkan dengan baik. Sejumlah hal yang masih kurang terus dibenahi,” pungkasnya. (MUH NURCHOLIS)