Magetan- Masa kampanye Pilkada Magetan mulai menghangat. Pengunaan simbol Kebesaran salah satu perguruan silat terbesar di Magetan yang digunakan dalam Stiker salah satu Kandidat disoal.
Sekretaris Ranting PSHT Kecamatan Magetan, Tri Hadi, menyesalkan tindakan pembuat stiker yang mengikut sertakan Gambar Hati dengan gambar kedua Pasangan Calon Bupati.
Lebih Lanjut, Tri Pukis, panggilan akrabnya mengatakan, seharusnya gambar – gambar yang bersimbol Perguruan silat ( Khususnya PSHT) tidak boleh digunakan dalam berpolitik, hal tersebut telah menyalahi aturan AD/ ART Perguruan PSHT.
“Gambar/ Stiker tersebut telah menyalahi AD/ ART Organisasi PSHT, yakni pasal 6 tentang berpolitik, dan pasal 18 ayat 8 tentang penggunaan atribut maupun simbol” Jelasnya.
Terkait gambar tersebut, Tri menambahkan, saat ini Pihaknya tengah mencari si pembuat Stiker tersebut untuk mengklarifikasinya, termasuk menanyakan masalah Perijinannya.
“Saya duga pembuat Stiker ini bukan orang dalam( warga) sendiri yang membuat, jadi tidak tahu aturannya, kalau yang bersangkutan(kedua kandidat) saya kira mereka lebih paham masalah tersebut” tambahnya.
Seperti diketahui, Stiker tersebut mulai beredar Minggu, 14/4/13, saat jadwal Kampanye SMS ( Sumantri- Samsi) putaran ketiga, stiker tersebut dibagi- bagikan di sekitar pasar baru Magetan dan tempat tempat yang menjadi rute dalam kampanye. Maksum