Surabaya: Prof Dr Susilo Bambang Yudhoyono terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat periode 2015-2020. SBY terpilih secara aklamasi dalam persidangan Kongres IV Partai Demokrat di ballroom Hotel Shangri-La, Surabaya, Selasa malam (12/5/2015). Sidang dipimpin EE Mangindaan, Agus Hermanto, Syarief Hasan, Edhie Baskoro Yudhoyono, Amir Syamsuddin, Roby M. Nauw, Hasan Basri Agus, dan Muhammad Zainul Majdi.

 

Terpilihnya SBY dimulai ketika Mangindaan memberikan kesempatan kepada seluruh (34) Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PD naik ke atas panggung untuk menyampaikan pandangan umum. Kesempatan pertama diberikan kepada DPD-PD DKI, Jatim, Aceh Sulsel, Papua. Tetapi para ketua DPD se-Nusantara agaknya tak mau berlarut-larut menuntaskan sesuatu yang sudah tegas mereka putuskan. Seluruh DPD-PD meminta agar Ketua DPD-PD Jatim Soekarwo mewakili pernyataan mereka.

 

Soekarwo menerima permintaan itu tapi ia pun minta syarat yang terang dan benderang pada pada Ketua DPD dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PD se-Nusantara agar seluruhnya berdiri dengan tegak jika menyetuji pernyataannya yang merupakan pernyataan seluruh Ketua DPD.

 

Pernyataan pertama, DPD-PD se-Indonesia telah sepakat menerima laporan pertanggungjawaban SBY. Pernyataan pertama itu segera mendapat dukungan seluruh peserta kongres yang berdiri tegak tanpa kecuali sebagai penanda hadirin solid  menyetujui pernyataan itu.

 

Pernyatan kedua, Soekarwo mengatakan, seluruh Ketua DPD se-Indonesia telah meminta petunjuk kepada Tuhan Yang Mahakuasa, berdasarkan agama masing-masing. Atas aspirasi masyarakat, mereka meminta agar SBY bersedia menjadi Ketua Umum PD 2015-2020.

 

Pernyataan ini pun segera mendapat sambutan penuh semangat dari seluruh peserta sembari meneriakkan yel-yel: “SBY lanjutkan”.

 

Menyikapinya  pimpinan sidang menetapkan menerima laporan pertanggungjawaban SBY dan memasukkan dalam  berita acara persidangan mengenai pernyataan seluruh peserta yang menyalonkan SBY kembali memimpin PD periode 2015-2020.

 

EE Mangindaan juga menilai, karena seluruh peserta ingin SBY kembali memimpin PD maka diperlukan perubahan jadwal agar pemilihan ketua umum dilakukan dalam sidang paripurna kedua. Selanjutnya Mangindaan menskors sidang untuk memastikan kesediaan SBY memimpin PD lima tahun ke depan.

 

SBY menyanggupi memimpin PD tetapi ia memberi catatan agar seluruh peserta sidang benar-benar pasti dengan keinginan untuk musyawarah  dan mufakat serta bersedia menjalin kebersamaan sebagai kader PD. Tentu saja kedua catatan SBY tersebut segera diiyakan seluruh peserta sidang.

 

Melihat hal itu, pimpinan  sidang  berdasarkan SK no 10 /Kongres IV/PD/V/2015 menetapkan Prof Dr Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Ketua Umum terpilih Partai Demokrat periode 2015-2020. Pimpinan sidang juga memberikan  mandat pada Ketua Umum PD membentuk formatur untuk  menyusun kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat PD periode 2015-2020.

 

SK tersebut ditetapkan di Surabaya, Selasa, 12 Mei 2015 ditandatangani ketujuh pimpinan sidang.