PONOROGO – Bumi Reyog boleh berbangga. Prestasi luar biasa kembali ditorehkan oleh SMK Negeri 1 Jenangan, Ponorogo dalam ajang bergengsi tingkat Jawa Timur di awal bulan Maret 2013 ini. Menasbihkan SMKN 1 Jenangan sebagai jawaranya Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tidaklah berlebihan. Itu setidaknya bisa dibuktikan dari raihan prestasi yang disabet sekolah ini dalam ajang bergengsi anak SMK ini baik di tingkat Jawa Timur, Nasional maupun Internasional. Terbaru, SMK yang dipimpin Drs. Nurdiyanto, M.Pd itu menjadi juara umum LKS Jatim tahun 2013,  beberapa hari lalu di Sidoarjo (Jawa Timur) dengan meraih 9 medali.

Hal ini membuktikan bahwa selama dihelatnya ajang ini, SMKN 1 Jenangan sudah empat kali menjadi juara umumnya. Mahkota juara umum ini kembali diraih setelah sempat satu kali lepas tahun 2012 kemarin. Bahkan, sempat mencatat hattrick tiga kali juara umum berturut-turut pada tahun sebelumnya. “Alhamdulilah setelah tahun lalu luput, kita berhasil kembali meraih juara umum. Dengan raihan ini maka secara keseluruhan, kita telah meraih empat kali juara umum sejak LKS SMK ini digulirkan,” terang waka humas Hardiono, S.Pd.

Menuruutnya, dalam ajang LKS tahun ini, SMKN 1 Jenangan meraih enam medali emas, dua perak dan satu perunggu. Dari 16 bidang lomba, sembilan lomba mampu meraih medali juara. Enam bidang mampu meraih emas yatu Bricklying, Wall and Floor Tilling, Auto Cad Building, Mechatronica, Welding, dan Computer of Aidid Drawing and Design (CADD). Ditambah dua medali juara II (perak) dari bidang lomba Joinery dan Web Design, serta satu medali perunggu dari bidang lomba Plumbing.

Secara khusus, Hardiono, S.Pd mengucapkan selamat kepada semua siswa serta guru pembimbing. “Tak lupa kami mengucapkan terima kasihnya kepada Sekretaris Kabupten Ponorogo Dr. Agus Pramono, MM, yang telah menyempatkan waktu melepas 18 siswa anggota kontingen sebelumnya,” ucapnya.

Ada yang istimewa dalam raihan juara LKS jatim 2013 ini. Pasalnya, SMKN 1 Jenangan mampu meriah emas dalam bidang CADD (Computer of Aidid Drawing and Design). Padahal, bidang ini baru pertama kali diikuti dan istimewanya langsung meraih medali emas.

Menurut Gunawan, ST, M. Eng selaku guru pembina, SMKN 1 Jenangan mampu mampu mematahkan dominasi SMK lainnya yang bisanya meriah emas CADD. Sebab, dalam beberapa kali even LKS, bidang ini selalu diraih siswa dari SMK Madiun. Tidak hanya juara di LKS provinsi, tetapi juga sampai LKS Nasional bahkan hingga di level ASEAN Skill. “Ternyata, tahun ini kita bisa mematahkan dominasinya,” terang Gunawan.

Ia menambahkan, bidang lomba CADD itu adalah lomba menggambar inventor pro berbasis komputer. Bidang lomba ini jurusan baru di SMKN I Jenangan. “Karena masih baru, awalnya kita tidak berharap muluk mampu raih juara emas. Kita hanya berbekal optimis melihat potensi anak, serta bimbingan yang diantaranya juga mendapat pendampingan dari Malang, namun malah bisa raih medali emas,” terangnya.

Selain CAAD, di bidang Plumbing juga bisa menyumbangkan medali berupa perak. Disamping itu, kategori Welding (las) yang dua tahun lalu tidak ikut, kali ini langsung mendapatkan emas.

Sementara itu Direktur pembinaan SMK Ditjendikmenir Kementerian  Pendidikan dan Kebudayaan RI, Anang Cahyono mengatakan, sejak tahun 2010 hingga 2030 SDM para siswa merupakan usia produktif, sehingga diperlukan wadah yang merupakan IT wirausaha dan bidang studi keahlian lain-lainnya.

“Lomba-lomba kompetensi siswa mulai tingkat Provinsi yang dipersiapkan untuk mengikuti lomba tingkat Nasional, tidak menutup kemungkinan para peserta LKS dari Jawa Timur akan mengikuti  lomba tingkat Internasional yang akan diselenggarakan di Jerman pada  tahun 2013 ini,” ujar Anang Cahyono saat mewakili Dirjen Pendidikan Menengah Kementerian  Pendidikan dan Kebudayaan RI  dalam sambutannya pada pembukaan LKS SMK Se-Jatim  ke 21 tahun 2013 di Jatim Expo.

Kabid Dikmenjur dan Perguruan Tinggi  Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Gatot Gunarso  melaporkan bahwa LKS SMK berlangsung  5  hingga 7 Maret 201 dan  diikuti 1.520 SMK  dari 38 Kabupaten/Kota dengan jumlah 4.000 orang siswa serta 58 bidang studi yang dilombakan. Lokasi  lomba di SMKN 2 Surabaya, SMKN 5 Surabaya, SMKN 1 Buduran, SMKN 2 Buduran dan SMKN 3 Buduran, Kabupaten Sidoarjo.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Dr. Harun M. Si, MM membacakan sambutan tertulis Gubernur Jawa Timur Soekarwo. “Provinsi Jawa Timur siap bersaing menghadapi tantangan global dalam sektor perekonomian pada tahun 2015,” ungkap Pakde Karwo dalam sambutan tertulisnya.

Gubernur Jawa Timur juga menjelaskan untuk menghadapi tantangan tersebut dibidang pendidikan, Pemprov Jawa Timur membangun gedung baru SMK di samping menambah ruang kelas baru, yang dilakukan sejak th 2010. (MUH NURCHOLIS)