Jakarta – Partai Demokrat siap menjadikan tahun 2013 sebagai tahun pembuktian untuk dekat dengan rakyat. Fraksi Partai Demokrat di DPR RI dan seluruh  kader Demokrat wajib turun ke masyarakat sepanjang 2013 nanti. Demikian salah satu poin penting yang mengemuka dalam acara Refleksi Akhir Tahun 2012 yang digelar Fraksi Partai Demokrat di ruang rapat Fraksi Partai Demokrat Lantai 9, Nusantara 1, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/12).

 

“Untuk menjelaskan dan mendengarkan aspirasi masyarakat bahwa Partai Demokrat tumbuh dan besar atas dukungan masyarakat serta masyarakat menaruh harapan besar kepada Partai Demokrat untuk berbuat bagi rakyat,” kata Ketua Fraksi Partai Demokrat, Nurhayati Alie Assegaf  kepada media di Jakarta.

 

Fraksi Partai Demokrat di DPR sudah merapatkan barisan sesuai dengan arahan Ketua Umum, Anas Urbaningrum, dan Ketua Dewan Pembina, Susilo Bambang Yudhoyono, di Silaturahmi Nasional di Bogor beberapa waktu lalu.

 

Nurhayati menegaskan, fraksi bahkan mengeluarkan surat tugas khusus kepada semua anggota untuk merapatkan barisan dan turun bersama DPRD tingkat I dan II, struktural DPD, DPC, DPAC, ranting, dan anak ranting.

 

Nurhayati yakin, sebagian besar anggota DPR fraksinya akan fatsun terhadap aturan partai. Keyakinan tersebut didapat dari hasil survei dengan metode kuisioner yang disebar ke-148 kader Demokrat yang saat ini duduk di kursi DPR. Total ada 214 anggota DPR di Fraksi Partai Demokrat.

 

Dia menjelaskan, kuisioner itu untuk mengetahui apakah mereka hendak mencalonkan diri kembali menjadi anggota legislatif pada 2014 mendatang. “Hasilnya, 90 persen anggota masih ingin mencalonkan diri dalam pileg 2014 nanti,” ujar dia.

 

Dengan begitu, kata Nurhayati, kader Demokrat yang saat ini duduk sebagai anggota DPR, akan benar-benar berjuang agar elektabilitas partainya tetap tinggi. Meski demikian, tambah dia, partai tak menutup kemungkinan merekrut calon anggota legislatif di luar yang ada sekarang. 

 

Namun, menurut anggota Komisi I DPR itu, prioritas rekrutmen adalah kader yang sudah bekerja dan berbuat bagi partai berlambang bintang mercy itu. “Nanti Ketua Umum yang menyeleksi siapa yang pantas dibawa ke Ketua Dewan Pembina atau Majelis Tinggi,” jelas Nurhayati.

 

Selama 2013 ini, Nurhayati melanjutkan, Fraksi Partai Demokrat di DPR belum berniat melakukan manuver serangan udara untuk menghadapi pemilihan umum 2014. “Belum saatnya sekarang kampanye. Nanti, insya allah serangan udara saat kampanye,” kata dia.

 

Sementara itu, Sekretaris Fraksi Partai Demokrat, Saan Mustopa, menambahkan, tahun 2013 nanti partainya akan menyamakan potensi irama dan nada di semua level.

 

“Soliditas partai di semua level dan potensi harus sama. Harus sinergis dan fokus ke satu tujuan, yakni pemilu 2014. Jika ada potensi yang mengganggu, harus direduksi, termasuk perbedaan di internal yang bersifat destruktif,” kata dia.

 

Secara rinci, Saan menjelaskan fokus awal Demokrat adalah melakukan perekrutan calon anggota legislatif. “Belajar dari (pemilu) 2009, perekrutan akan dilakukan sangat selektif,” ujar dia.

 

Demokrat tetap akan membuka caleg untuk internal dan eksternal partai. Untuk eksternal, Demokrat memprioritaskan figur akademisi dan aktivis. Alasannya, kata Saan, untuk memperkuat proses di DPR dan partai.

 

Selanjutnya, fokus kedua adalah mengonsolidasikan kader untuk menghadapi intensitas politik akan tinggi pada 2013. “Itu konsekuensi logis dari tahun politik. Bagaimana agar itu tidak mengganggu dan menimbulkan kegaduhan politik,” kata dia. Saan menyatakan Demokrat harus mampu membangun kesepahaman dengan partai-partai lain karena potensi kegaduhan itu ada dan sangat disadari setiap partai. David/Berbagai Sumber