MAGETAN-Satu lagi Program Pemerintah Pusat di Gelontorkan kepada masyarakat Miskin, setelah BLSM, Kini Program Keluarga harapan( PKH) juga mencairkan dananya untuk Masyarakat miskin Magetan. Penyaluran dana tersebut dilakukan secara serentak di 18 kecamatan di kabupaten magetan.
Di Kecamatan Parang yang mendapatkan Program tersebut sebanyak 841 rumah tangga Miskin, dengan
anggaran total Rp 484.300.000, dari anggaran tersebut mereka mendapatkannya dengan nilai yang berbeda, ada yang mendapatakn Rp 900.000, ada yang dapat Rp 800.00 dan paling sedikit mendapat Rp 425.000.menurut pendamping PKH Kecamatan parang, salis, dari anggaran Rp 484.300.000 itu akan di bagi untuk 841 RTSM dengan jumlah yang berbeda- beda tiap KK,” perbedaan dalam jumlah penerimaan
itu sudah sesuai dengan Juknisnya, terang Salis.(25/7)
Sesuai dengan Petunjuknya, lanjut Salis, besaran jumlah penerimaaan di sesuaikan Tipe/golongan, jika mereka warga miskin sedang hamil mendapat Rp 550.000, mempunyai anak usia SD, mendapat Rp 425.000, SMP Rp 550.000. sedangkan mereka yang sedang hamil dan punya anak  sekolah tingkat SD akan mendapat dobel dengan menerima Rp 900.000 sedangkan punya anak balita dan sedang hamil, mendapat Rp 800.000.
Sesuai ketentuan, bantuan ini rencananya akan di bagi dalam empat tahap.”Kemungkinan pada tahapan selanjutnya bantuan kepada RTSM ini bisa bertambah dan bisa berkurang, karena kemungkinan ada warga yang pindah tempat, warga meninggal, mungkin juga taraf hidupnya meningkat lebih baik,” paparnya.
Seperti diketahui, Program PKH adalah program dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (RI), sedangkan pembayarannya melalui PT Pos setempat dan didampingi petugas PKH. Data dari Dinas Sosial dan tenaga kerja Magetan, jumlah penerima bantuan program PKH sebanyak 9486 jiwa dengan jumlah total dana yang di gelontorkan sebesar Rp 5,6 trilliun.
“Kriteria yang berhak menerima bantuan yaitu sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) yang pertama keluarga yang sangat miskin, selain itu, pertama ibu hamil, balita,keluarga yang tidak mampu yang mempunyai anak masih sekolah di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) dan bantuan itu nominal sesuai tingkat permasalahan ekonomi,” tambah Zaini, salah satu Pendamping PKH Kecamatan parang.
Tutik Ernawati, warga Desa Sundul, salah satu penerima bantuan, mengaku sangat gembira dengan cairnya dana PKH ini, “ Alhamdulillah, sebentar lagi lebaran, bisa untuk nambah beli sembako dan keperluan Sekolah anak- anak, tahun ajaran baru ini bersamaan dengan bulan Romadhan, jadi betul betul sangat membantu sekali pemerintah mencairkan semua bantuannya,” terang Tutik.
Hal senada diungkapkan Ginem(67 th), dia berharap agar bantuan tersebut terus ada, karena sangat membantu  dalam mencukupi ekonominya,” kalau bisa terus ada program ini, karena seperti kami
ini mau bekerja saja sudah tidak kuat,” imbuhnya.(Maksum)