PONOROGO – Vonis hukuman gantung kepada Rita Krisdianti (27 th), salah satu TKW asal Desa Gabel, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur membuat masyarakat Ponorogo kecewa dan Prihatin. 
 
    Salah satu petani, Imam Basri asal Desa Siwalan, Kecamatan Mlarak mengaku kaget atas putusan terhadap Rita tersebut. “Kami sangat prihatin atas putusan hukuman gantung kepada Rita tersebut,” ujar Imam Basri  yang juga pengurus Gapoktan Desa Siwalan tersebut, Selasa (31/5).
 
    Senada dengan Imam Basri, Riyanto selaku Ketua Paguyuban Kepala Desa dan Perangkat Desa (PKPD) Kabupaten Ponorogo juga berduka atas putusan itu. “Harus ada langkah diplomasi dari Pemerintah RI menanggapi putusan terhadap Rita itu,” harap Riyanto yang juga Kepala Desa Glinggang, Kecamatan Sampung ini.
 
    Sedangkan Nurcholis, seorang mantan TKI asal Desa Bancar, Kecamatan Bungkal berharap masih ada keadilan bagi Rita. Menurutnya Rita hanyalah korban dari jaringan Narkoba Internasional. “Tragis sekali, orang seperti Rita sebenarnya hanya seorang korban tetapi kenapa malah dihukum gantung,” kata Nurcholis.
 
    Bahkan Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni juga tidak menduga Rita mendapat putusan mati tersebut. “Kami akan tindaklanjuti mas, atas putusan Pengadilan Malaysia terhadap Rita, warga kami,” ungkap Bupati Ipong saat dihubungi via telepon selularnya tadi malam.
 
    Seperti diketahui, Keputusan oleh Mahkamah Tingkat Tinggi George Town, Penang, Malaysia, Senin (30/5) kemarin adalah proses setelah Rita mengikuti 21 kali persidangan dan akhirnya Rita dijatuhi Hukuman Gantung oleh penegak hukum Malaysia. 
 
    Vonis tersebut dijatuhkan hakim sesuai seksyen 39B Akta Dadah Berbahaya tahun 1952. Rita tertangkap oleh Otoritas Malaysia di Bandara Bayan Lepas, Malaysia, pada tanggal 10 Juli 2013 karena tertangkap basah membawa masuk 4,0164 kg narkotika jenis methamphetamine (shabu) di dalam tasnya.
 

    Sebenarnya Rita menyatakan tidak mengetahui isi tas tersebut. Menurut Rita tas tersebut adalah milik WNI lainnya yang mengatur penjalananya dari Hong Kong ke Penang melalui Bangkok dan New Delhi. (mnc)