Pacitan – Animo masyarakat  menjadi perangkat desa membludak. Pada pelaksanaan ujian calon perangkat desa yang diselenggarakan Pemerintah Kecamatan Tulakan, kabupaten Pacitan, Selasa (02/4/2013), di wilayah desa Ngumbul  diikuti puluhan peserta.

Camat Tulakan, Mohammad Fatkhurrohman  menyempatkan diri membuka langsung pelaksanaan ujian di pendopo Balai Desa Ngumbul . “Kami harapkan pelaksanaan ujian berjalan lancar, tes ini dilaksanakan terbuka tidak ada titip-titipan, kami harapkan mereka yang mengikuti tes benar-benar kapabel. Semoga yang dihasilkan pada ujian kali ini sesuai yang diharapkan,” ujar M. Fatkhurrohman.

Peserta ujian harus menyelesaikan 100 soal ujian dalam bentuk multiple choice atau pilihan ganda  dalam waktu 3 jam dengan bobot soal, pengetahuan umum 25 soal, pengetahuan pemerintahan 20 soal, psiko test 20 soal, Bahasa Indonesia 20 soal dan Matematika 15 soal.

Sesuai Perda Kabupaten Pacitan nomor 12 tahun 2006, tentang tata cara pencalonan, pemilihan, pengangkatan, pelantikan dan pemberhentian perangkat desa, syarat menjadi perangkat desa minimal berusia 20 tahun dan maksimal berusia 60 tahun, berijasah SLTP/SMP atau yang sederajat.

“Namun, kami tidak menampik apabila ada peserta yang berijasah lebih dari itu meski materi tes yang kami berikan tetap sama dengan yang lain. Mengangkat perangkat desa adalah kewenangan Kades. Hasilnya tetap kami sampaikan ke Kades masing-masing sesuai peringkat ujian,” timpal Camat Tulakan.

Pada tahun sebelumnya, ujian calon perangkat desa di desa Ngumbul ini hanya diikuti oleh beberapa orang peserta saja. Namun, kali ini diikuti lebih banyak peserta dan lebih bervariasi untuk menempati 3 pos perangkat desa. Meliputi  Kaur Umum, Kaur Kesra dan Teknis Agama.

“Jumlah peserta pada pendaftaran calon peserta kami tidak membatasi. alhamdulillah yang minat banyak,” ujar Tumardi, Kepala desa setempat.(Frend Mashudi)