Pacitan Bagai pungguk merindukan bulan. Pepatah diatas mungkin sangat tepat dialamatkan bagi perangkat desa. Betapa tidak, harapan mereka diangkat sebagai pegawai negeri sipil (PNS)  memang tak bakal kesampaian. Kendati begitu, berbeda dengan perangkat desa di Pacitan. Meski harapannya menjadi abdhi negara tak kesampaian, namun kesejahteraan mereka mulai diperhatikan.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja Dan Transmigrsi setempat, HM. Fathony mengatakan, perangkat desa perlu mendapatkan jaminan hari tua. Lain itu, mereka juga perlu jaminan kesehatan. Untuk merealisasikan keinginannya itu, memang perlu kemitraan dengan lembaga atau perusahaan penjamin. “Saat ini masih kami koordinasikan dengan PT. Jamsostek. Mungkin perusahaan tersebut yang akan bermitra dengan para perangkat desa,” ujarnya, Selasa (9/4).

Mantan Kepala Dinas Pendidikan ini mengatakan, banyak hal yang harus dirumuskan mengenai bentuk pertanggungan atas program tersebut.Misalnya saja besaran premi, dan resiko seperti apa yang akan ditanggung perusahaan. “Ya seperti asuransi jiwalah. Tapi include dengan jaminan kesehatan,” jelasnya.

Fathony juga menginginkan dimasa pensiun nanti, perangkat desa bisa menikmati semacam dana pensiun. Sebab premi yang dibayarkan setiap bulan tersebut juga bernilai saving. “Seperti PNS’lah sekalipun mereka bukan PNS,” selorohnya.(Yuniardi Sutondo)