Ponorogo – Eksistensi Negara Republik Indonesia (NKRI) akan semakin kokoh seiring dengan terjadinya penguatan karakter bangsa. Karakter bangsa itu bersumber dari dari empat pilar kebangsaan yang telah menajadi landasan pokok dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 
Empat pilar kebangsaan itu antara lain Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Dasar Negara Pancasila, NKRI, dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Keempat pilar ini telah menjadi kunci dalam mengelola keutuhan bangsa Indonesia. Pilar-pilar negara ini juga yang membuat bangsa kita disegani oleh bangsa-bangsa lain. 
Karena pilar-pilar bangsa ini menjadi dasar dalam mengelola negeri yang terdiri dari tebaran pulau dan kepulauan yang berjumlah sekitar 17.000 pulau dan sedikitnya 500 suku dan jumlah penduduk mencapai 237,6 juta jiwa. Berpijak karena hal tersebut, sebanyak 45 guru dari berbagai sekolah mulai TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA Se-Kabupaten Ponorogo mengikuti sosialisasi empat Pilar Kebangsaan di Gedung Bappeda kompleks Pemkab Ponorogo, Jawa Timur, tadi.
Kegiatan yang dilaksanakan bersamaan dengan reses anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI dari Dapil VII Jawa Timur Periode 2009-2014, Edhie Baskoro Yudhoyono, M.Sc itu menghadirkan pembicara Bonggas Adhi Chandra, staf ahli Edhie Baskoro Yudhoyono. Bonggas Adhi Chandra mengatakan, sosialisasi itu dalam rangka memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang falsafah utama kehidupan kebangsaan. Yakni Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dia menjelaskan, para guru merupakan ujung tombak dalam menyosialisasikan empat pilar kebangsaan, baik kepada masyarakat maupun kepada para siswanya. “Ada hal-hal yang harus dikaji dan dipahami masyarakat dari empat pilar kebangsaan. Terutama karena perkembangan zaman,” ujar Bonggas Adhi Chandra.
Disebutkan Bonggas, sosialisasi itu diperlukan agar masyarakat mengetahui hasil amandemen konstitusi UUD 1945. “Amandemen itu perlu untuk menyesuaikan konstitusi dengan perubahan zaman,” katanya.
Dia berharap, sosialisasi empat Pilar Kebangsaan melalui para guru dari berbagai sekolah di Kabupaten Ponorogo itu akan memberikan dampak yang positif mengingat posisinya yang sangat strategis dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat. “Kami yakin jika para guru sudah memahami empat pilar kebangsaan ini, secara perlahan masyarakat juga akan paham,” terangnya.
Acara dibuka oleh Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Ponorogo, H. Miseri Efendi, SH.,M.Hum dan dihadiri oleh Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Ponorogo, Sunoto serta Koordinator Tim EBY Dapil VII Jawa Timur dan Koordinator Kabupaten Tim EBY Ponorogo.

 

Muh. Nurcholis