PONOROGO– Musyawarah Daerah ke-10 Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ponorogo dengan tema ‘Gerakan Dakwah Pencerahan Menuju Ponorogo Berkemajuan’, berjalan lancar, tertib dan bermartabat. Gawe besar yang salah satu agendanya memilih pengurus baru periode 2015 – 2020 ini dilaksanakan 2 di SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo.

    Pembukaan musyda Muhammadiyah dan Aisyiyah Ponorogo ini berlangsung bersamaan. Acara dibuka Bupati Ponorogo diwakili oleh Sekretaris Daerah Ponorogo Agus Pramono. Hadir dalam momen istimewa ini Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan Aisyiyah Jawa Timur, Bupati Ponorogo Terpilih Ipong Muchlissoni serta undangan penting lainnya.

    Abidin Cahyono, Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ponorogo mengatakan, rangkaian acara yang mengiringi Musda ini yaitu Seminar, Pengobatan Gratis dan Pawai Ta’aruf Mobil Hias. Selain pemilihan pimpinan, agenda lainnya ialah menyusun program kerja pembangunan dan pengembangan Ponorogo untuk lima tahun kedepan. “Pemilihan ini memakai sistem elektronik voting sehingga lebih efektif dan efisen,” sebutnya.

    Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim Tohir Luth mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah atas dedikasinya yang turut mewarnai Ponorogo dengan seluruh aktifitas pembangunannya. Dalam kesempatan itu pula, Bupati Ponorogo Terpilih Ipong Muchlissoni memaparkan program-programnya. “Tema Musyda Muhammadiyah ini sesuai dengan visi misi saya yakni Ponorogo Lebih Maju Berbudaya dan Religius,” ungkapnya.  

    Dalam Musyda yang berlangsung teduh ini, akhirnya menyepakati Maftuh Bahrul Imli dan Idris Septrianto sebagai Ketua dan Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah periode 2015-2020. Sidang 13 tim formatur menyepakati Maftuh sebagai ketua setelah mendulang dukungan terbanyak dengan 278 suara. Sedangkan Indris Septrianto ditetapkan sebagai sekretaris atas usulan Maftuh. (MUH NURCHOLIS)